Connect with us

Lifestyle

Awas! Ini Dampak Mengerikan Gas Air Mata, Bisa Sebabkan Kematian

Paparan gas air mata dapat menimbulkan dampak kesehatan serius, baik secara langsung maupun jangka panjang.

Logompn

Published

on

Awas! ini dampak mengerikan gas air mata, bisa sebabkan kematian
Awas! Ini Dampak Mengerikan Gas Air Mata, Bisa Sebabkan Kematian | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 29 Agustus 2025 - Paparan gas air mata dapat menimbulkan dampak kesehatan serius, baik secara langsung maupun jangka panjang.

Seperti diketahui, gas air mata ini digunakan dalam berbagai situasi untuk membubarkan massa.

Meskipun dirancang untuk bersifat non-mematikan, namun dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Eka Hospital, Jumat (29/8), kandungan kimia gas air mata dapat menyebabkan iritasi berat.

“Tidak hanya berefek pada mata saja, tetapi juga dapat menyebabkan efek iritasi kulit, dan dapat menyebabkan gangguan pada saluran napas sehingga sulit bernapas,” kata Dokter Spesialis Mata dari Eka Hospital, Mohamad Arief Herdiawan.

Apa Itu Gas Air Mata?

Gas air mata merupakan kumpulan bahan kimia yang digunakan dalam bentuk bubuk bertekanan dan disebarkan melalui tabung, granat, atau semprotan.

Meskipun disebut “gas”, zat ini sebenarnya berupa bubuk yang membentuk kabut saat digunakan.

Jenis yang paling umum digunakan adalah 2-chlorobenzalmalononitrile atau dikenal sebagai gas CS.

Efek Gas Air Mata terhadap Tubuh Manusia

Paparan terhadap gas air mata menimbulkan berbagai gejala yang tingkat keparahannya bervariasi tergantung pada beberapa faktor berikut:

  • Lokasi paparan (ruang terbuka atau tertutup)
  • Jumlah gas air mata yang dilepaskan
  • Jarak individu terhadap sumber gas
  • Kondisi kesehatan individu saat terpapar

Sementara itu, gejala yang muncul terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu gejala mata, pernapasan, dan kulit, berikut penjelasannya.

1. Gejala Mata

  • Luka pada mata
  • Penutupan kelopak mata secara tidak disengaja
  • Gatal
  • Sensasi terbakar
  • Kebutaan sementara
  • Penglihatan kabur
Baca Juga:  Asam Lambung Naik? Jangan Panik, Ini Cara Menanganinya

Paparan dalam jangka panjang atau dalam jarak dekat juga dapat menyebabkan:

  • Kebutaan permanen
  • Pendarahan pada mata
  • Kerusakan saraf
  • Katarak
  • Erosi kornea

2. Gejala Pernapasan

Gas air mata juga berdampak pada saluran pernapasan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Gejala yang dapat muncul meliputi:

  • Tersedak
  • Sensasi terbakar dan gatal pada hidung dan tenggorokan
  • Kesulitan bernapas
  • Batuk
  • Produksi air liur berlebihan
  • Sesak dada
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Gagal napas

Dalam kasus yang parah, gangguan pernapasan ini dapat menyebabkan kematian.

3. Gejala Kulit

Gas air mata juga dapat memicu reaksi pada kulit, terutama jika mengenai area yang terbuka. Beberapa gejala yang sering terjadi antara lain:

  • Gatal
  • Kemerahan
  • Munculnya lepuh
  • Reaksi alergi
  • Luka bakar ringan hingga berat

Pada beberapa individu, paparan juga dapat meningkatkan denyut jantung atau tekanan darah, yang bisa berujung pada serangan jantung atau kematian, terutama pada mereka yang memiliki kondisi jantung sebelumnya.

Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Gas Air Mata?

Hal yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir paparan gas air mata adalah dengan menutupi area mata, mulut, hidung, dan kulit untuk meminimalisir paparan.

Setelah terpapar, penting untuk segera menjauh dari sumber gas dan mencari udara segar dan membilas mata dengan air bersih hingga sensasi terbakar hilang sepenuhnya.

Meskipun sebagian besar efek paparan bersifat sementara, beberapa kasus dapat menimbulkan komplikasi serius.

Oleh sebab itu, mencari pertolongan medis sangat disarankan apabila gejala tidak mereda atau jika mengalami kesulitan bernapas yang berat.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending