Lifestyle
Ini Olahraga yang Paling Direkomendasikan saat Puasa agar Tetap Bugar Tanpa Kelelahan!
Ingin berolahraga selama puasa? Dr. Anita Suryani merekomendasikan latihan aerobik, beban, dan fleksibilitas yang dapat menjaga kebugaran tanpa mengganggu puasa.
MPN Indonesia 13 Maret 2025 - Menjaga kebugaran tubuh selama bulan puasa menjadi tantangan tersendiri.
Banyak orang ragu untuk berolahraga karena khawatir tubuh akan lemas akibat tidak makan dan minum sepanjang hari.
Namun, menurut dr. Anita Suryani, Spesialis Kedokteran Olahraga, terdapat beberapa jenis latihan yang tetap bisa dilakukan saat berpuasa tanpa menyebabkan kelelahan.
Dr. Anita menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis olahraga yang direkomendasikan selama bulan puasa, yaitu latihan aerobik, latihan beban, dan latihan fleksibilitas.
Setiap jenis latihan ini memiliki manfaat tersendiri serta waktu terbaik untuk dilakukan agar tidak mengganggu kondisi tubuh selama berpuasa.
Olahraga yang Paling Direkomendasikan saat Puasa
1. Latihan Aerobik
Latihan aerobik melibatkan gerakan ritmis dan berkelanjutan dengan kelompok otot besar selama minimal 30 menit.
Contohnya adalah jalan cepat, bersepeda, berenang, naik turun tangga, aerobik, dan skipping.
“Aerobik ini adalah latihan kelompok otot mayor ritmik ‘continue’ yang enggak boleh berhenti selama minimal 30 menit, misalnya jalan cepat, sepeda, berenang, naik turun tangga, aerobik, skipping,” jelas dr. Anita.
Namun, dr. Anita menganjurkan pilihlah latihan aerobik yang berintensitas ringan jika dilakukan di pagi ataupun siang hari.
2. Latihan Beban
Latihan beban juga penting untuk menjaga massa otot, mengurangi risiko cedera, dan mencegah otot menjadi kaku.
Tanpa latihan ini, otot yang jarang digunakan dapat mengecil dan menimbulkan berbagai masalah seperti pegal dan cedera.
“Latihan beban ini juga perlu dilakukan agar otot kita tetap terjaga,” jelas dr. Anita.
“Otot yang enggak dilatih ini gampang kecil dan akan timbul berbagai masalah misalnya pegal, cedera, ototnya kaku, jadi tetap perlu ada latihan penguatan otot atau latihan beban,” tambahnya.
3. Latihan Fleksibilitas (Stretching)
Selain aerobik dan beban, stretching atau peregangan juga sangat dianjurkan.
Latihan ini dapat dilakukan setiap dua jam sekali untuk menjaga kelenturan otot, terutama karena tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi saat berpuasa.
“Latihan fleksibilitas ini stretching, bisa dilakukan 2 jam sekali,” kata dr. Anita Suryani.
Hal ini karena saat puasa lebih rentan dehidrasi karena enggak minum, itu akan lebih gampang kaku. Panjang ototnya tetap perlu dijaga supaya gak gampang kaku dan keram.
Pemilihan waktu olahraga juga harus diperhatikan agar tidak mengganggu ibadah puasa.
Dengan melakukan olahraga yang tepat dan di waktu yang sesuai, tubuh tetap bisa bugar selama bulan puasa tanpa harus merasa kelelahan.
Jadi, tidak ada alasan untuk melewatkan olahraga meskipun sedang berpuasa!
(BNG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
