Lifestyle
Sarapan Sehat ala Menkes: Cukup Makan 2 Butir Telur Setiap Pagi
Menkes Budi Gunadi bagikan sarapan sehat dan murah dengan cukup konsumsi dua butir telur rebus di pagi hari.
MPN Indonesia 22 September 2025 - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bagikan tips ke masyarakat untuk memulai hari dengan sarapan dua butir telur rebus.
Ajakan ini disampaikan melalui unggahan akun Instagram @bgsadikin pada Rabu (17/9) yang menyebut bahwa sarapan sehat tidak harus mahal. Menurutnya, dua telur rebus cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi dasar di pagi hari.
“Cukup awali makan pagi atau sarapan kalian dengan dua butir telur rebus, otomatis kalian akan mendapatkan energi sebesar +/- 120 kalori dan 12 gram protein dari dua telur,” jelasnya dalam keterangan unggahan, dikutip MPN Indonesia pada Senin (22/9).
Ia menekankan bahwa pilihan ini lebih baik dibandingkan tidak sarapan sama sekali atau mengonsumsi makanan tinggi gula dan rendah gizi.
Sarapan telur juga dinilai lebih baik daripada menu umum seperti nasi uduk, lontong sayur, atau bubur ayam yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah secara mendadak.
Budi mengingatkan bahwa pilihan sarapan sebaiknya mempertimbangkan asupan protein, bukan hanya karbohidrat dan gula.
“Padahal, ketika perut kita kosong setelah puasa sekitar 8-10 jam setelah kita tertidur, jenis kalori yang wajib dikonsumsi di awal adalah sayuran dan atau protein. Dan untuk mencegah agar gula darah kita tidak naik mendadak, kita wajib konsumsi sesuatu yang tidak manis. Kalau saya sih saraninnya, telur rebus,” katanya.
Bisa jadi Alternatif Sarapan Praktis
Data dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan 2023 menunjukkan, sebanyak 16,9% – 59% anak dan remaja tidak terbiasa sarapan, sementara 31,2% orang dewasa tidak sarapan.
Alasan di balik hal tersebut kemudian diungkap lewat survei Kementerian Kesehatan yang menyebut beberapa orang memilih tidak sarapan karena tidak sempat menyiapkan makanan pagi.
Dalam hal ini, dua butir telur rebus bisa dijadikan alternatif karena mudah disiapkan dan juga tidak memerlukan bumbu tambahan sehingga bisa langsung dikonsumsi tanpa pengolahan yang rumit.
Kandungan Nutrisi dari Dua Telur Rebus
Dalam dua butir telur rebus terkandung 12 gram protein, vitamin B kompleks, vitamin D, selenium, dan kolin yang penting untuk fungsi otak.
Dengan nilai kalori sekitar 140, telur rebus dinilai sebagai makanan padat gizi yang bisa membuat kenyang lebih lama.
Selain membuat kenyang, Budi juga menjelaskan bahwa dua butir telur hampir bisa memenuhi kebutuh protein (berkisar 0,8 gram per kilogram berat badan) dalam tubuhnya.
“Saya kan beratnya 72 kg, jadi kebutuhan harian protein saya sekitar 57,6 gram. Dengan konsumsi 2 telur di pagi hari, setidaknya utang protein saya tinggal 40an gram lagi,” katanya.
Pentingnya Sarapan dengan Gizi Seimbang
Meskipun dua telur rebus sudah memberikan protein dan sejumlah vitamin, berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang dan kampanye Isi Piringku, sarapan seharusnya mengandung:
- 1/3 porsi karbohidrat
- 1/3 porsi sayur
- 1/6 porsi lauk berprotein
- 1/6 porsi buah
Jika pagi hari hanya sempat mengonsumsi telur rebus, pemenuhan gizi seimbang dapat dilakukan pada waktu makan lain.
Misalnya dengan mengonsumsi buah dan sayur pada waktu ngemil (pukul 10.00 dan 15.00), atau dengan memenuhi kebutuhan serat dan karbohidrat kompleks saat makan siang dan malam.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
