Connect with us

Otomotif

7 Cara agar Mobil Tidak Panas saat Parkir

Suhu kabin mobil bisa melonjak saat parkir di bawah matahari. Ketahui cara mencegahnya dengan langkah sederhana berikut.

Logompn

Published

on

7 Cara agar Mobil Tidak Panas saat Parkir
7 Cara agar Mobil Tidak Panas saat Parkir. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 5 Mei 2026 - Paparan suhu panas dapat berdampak langsung pada peningkatan suhu kabin mobil, terutama saat kendaraan diparkir di ruang terbuka pada siang hari.

Situasi tersebut memicu suhu interior melonjak drastis akibat radiasi matahari yang menembus kaca dan terperangkap di dalam kabin.

Pemilik mobil perlu menerapkan langkah pencegahan agar suhu kabin tetap terkendali sebelum digunakan kembali.

Cara agar Mobil Tidak Panas saat Parkir

Dikutip MPN Indonesia melalui laman Toyota pada Senin (5/5), berikut langkah-langkah yang dapat diterapkan agar mobil tidak panas saat parkir.

1. Parkir di Tempat Teduh

Saat parkir di ruang terbuka dalam waktu lama, disarankan menghindari area tanpa pelindung sama sekali.

Mencari lokasi parkir di bawah pohon rindang atau awning menjadi langkah awal untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.

Meski cahaya tetap mengenai kendaraan, intensitas panas yang masuk ke dalam kabin dapat berkurang.

Parkir di tempat teduh disebut mampu menurunkan suhu kabin sekitar 5–7 derajat Celcius dibandingkan area terbuka.

2. Gunakan Sunshade dan Cover Interior

Penggunaan sunshade atau pelindung kaca depan dan belakang efektif menghalau sinar matahari langsung.

Sunshade berbahan reflektif mampu memantulkan panas sehingga suhu di dalam mobil tidak cepat naik.

Selain itu, cover interior seperti pelindung dashboard dan jok membantu mengurangi panas yang diserap permukaan tersebut sekaligus melindungi dari paparan sinar ultraviolet.

Baca Juga:  7 Komponen Mobil yang Perlu Diservis setelah Mudik

Penggunaan sunshade dapat menurunkan suhu kabin sekitar 5 derajat Celcius.

3. Pilih Kaca Film Berkualitas

Kaca film tidak hanya berfungsi menjaga privasi, tetapi juga menyaring intensitas cahaya dan panas yang masuk ke kabin.

Kaca film berkualitas mampu mereduksi panas hingga 60–80 persen tergantung spesifikasi produk.

Namun, pemilihan kaca film perlu memperhatikan tingkat kegelapan agar tidak mengganggu visibilitas saat berkendara pada malam hari.

Kaca film yang terlalu gelap belum tentu efektif mengurangi panas, sehingga pemilik mobil perlu mempertimbangkan spesifikasi penolakan infrared (IR rejection).

4. Kelola Sistem AC Secara Tepat

Sistem pendingin udara menjadi komponen krusial saat menghadapi suhu tinggi.

Pengecekan rutin diperlukan untuk memastikan tidak ada komponen yang kotor atau rusak.

Pastikan AC masih bekerja dengan baik. Pengaturan suhu ideal berada pada kisaran 22–24°C dengan kecepatan kipas level sedang agar kompresor tidak bekerja berlebihan.

Filter kabin juga perlu dibersihkan setiap 10.000–15.000 km, atau 5.000–7.000 km jika sering melewati jalan berdebu.

Filter yang kotor dapat menghambat aliran udara hingga 30–50 persen sehingga proses pendinginan tidak optimal.

5. Buang Udara Panas Sebelum Menyalakan AC

Saat kembali ke mobil yang diparkir lama di bawah matahari, suhu kabin dapat mencapai 60–70°C.

Karena itu, sebelum menyalakan AC, disarankan membuka seluruh pintu atau jendela selama 30–60 detik untuk membuang udara panas.

Setelah sirkulasi terjadi, barulah AC diaktifkan agar proses pendinginan lebih cepat dan efisien

6. Hindari Menyimpan Barang Mudah Panas

Barang elektronik, power bank, dan minuman kaleng sebaiknya tidak ditinggalkan di dalam mobil saat parkir di bawah sinar matahari.

Selain berpotensi rusak, suhu tinggi juga dapat membahayakan keselamatan.

Baca Juga:  Catat! Ini Hal Penting yang Perlu Ada di Mobil Wanita

7. Jaga Kebersihan Interior dan Servis Berkala

Debu dan kotoran di dalam kabin dapat menyerap panas serta mengganggu kualitas udara.

Membersihkan interior secara rutin dan memvakum karpet membantu menjaga kenyamanan.

Selain itu, pemeriksaan sistem AC minimal setiap enam bulan diperlukan untuk memastikan tekanan freon, kondisi kondensor, dan kinerja kompresor tetap optimal.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, pemilik mobil dapat mengurangi peningkatan suhu kabin saat parkir di bawah terik matahari serta menjaga kenyamanan berkendara di tengah kondisi cuaca panas.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending