Connect with us

Politik

Dedi Mulyadi Ingin Remaja Nakal Dibina di Kompleks Militer Selama 6 Bulan

Dedi Mulyadi mengumumkan rencana untuk menangani kenakalan remaja di wilayahnya.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 26t111216.235
Dedi Mulyadi saat hadiri acara bersama warga Garut, Jawa Barat, Kamis (17/4) | Gambar: YT/Lembur Pakuan Channel

MPN Indonesia 26 April 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengumumkan rencana kebijakan baru untuk menangani kenakalan remaja di wilayahnya.

Rencana ini disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri acara bersama warga di Garut pada 17 April lalu.

Ia menegaskan remaja bermasalah akan dibina di kompleks militer selama enam bulan sebagai upaya menciptakan lingkungan sosial yang aman dan tertib di Jawa Barat.

Beri Efek Jera

Dedi Mulyadi menjelaskan remaja bermasalah akan diambil dari lingkungan mereka dan dibawa ke kompleks militer untuk mengikuti pembinaan intensif.

Tujuannya adalah untuk memberikan pembelajaran bagi si anak agar bisa berperilaku lebih dewasa dan menyesali perbuatannya.

Kata Dedi, nantinya anak-anak itu akan disuruh melakukan berbagai pekerjaan, seperti menyangkul, memikul, hingga latihan baris berbaris ala militer.

“Dibawa itu anak, dimasukkan ke kompleks militer. Biar nyangkul, mikul, dilatih baris, nangis itu anak sadar diri minta maaf ke ayah ibunya, enam bulan dikembalikan lagi,” ujar Dedi, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Lembur Pakuan Chanel.

Buat MoU dengan Mabes TNI ADA

Program ini terinspirasi dari metode yang sudah diterapkan di Tiongkok, di mana pembinaan ketat melalui latihan fisik dan kedisiplinan dianggap efektif dalam memperbaiki perilaku remaja.

Untuk mewujudkan rencana ini, Dedi menyatakan akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Markas Besar TNI Angkatan Darat dalam waktu dekat.

“Saya nanti akan MoU dengan Mabes TNI Angkatan Darat. Ini bakal jadi program di Jabar,” tegas Dedi.

Dedi Mulyadi berencana menggandeng satuan TNI di tingkat daerah, seperti Kodim dan Koramil.

Baca Juga:  Ini yang Ditemukan Purbaya Saat Sidak Kantor Bank Mandiri

Ia juga berencana membangun mes khusus untuk menampung anak-anak yang mengikuti program ini.

“Sok, kerja sama sama dandim, batalyon, kita bangun mes untuk anak-anak nakal. Kita bikin kelas khusus buat anak-anak nakal,” jelasnya.

Orang Tua Bisa Serahkan Anak ke TNI

Dedi juga menyampaikan bahwa orang tua yang menghadapi kesulitan dalam mengendalikan anak-anak mereka dapat menghubungi pihak TNI secara langsung.

“Kalau ada anak nakal, males terus, minum terus, tawuran terus, orang tuanya telepon tentara, tentaranya datang,” ujar Dedi.

Dalam skema ini, orang tua akan membuat pernyataan tertulis yang menyerahkan anak mereka kepada pihak TNI untuk dididik.

“Kalau dia di rumah kerjaannya marah-marah, nendangin pintu, melawan orang tua, telepon dandim, telepon koramil, jemput pakai mobil. Buat pernyataan saya serahkan anak ini kepada TNI untuk dididik, ini serius!” tambah Dedi.

Pasti Diterapkan di Jabar

Walaupun Dedi Mulyadi belum memberikan kepastian mengenai kapan program ini akan dijalankan, tapi ia memastikan persiapan telah berjalan dan komitmennya untuk merealisasikan program ini sangat kuat.

Ia berharap dengan pembinaan tersebut, anak-anak yang sebelumnya terlibat dalam kenakalan remaja akan berubah menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Program ini akan saya laksanakan di Jawa Barat,” tegas Dedi, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para hadirin.

(AKM/NID/RAD)

Trending