Teknologi
Google Meet Hadirkan Fitur Terjemahan Percakapan Secara Real-Time
Google mengumumkan kehadiran fitur terjemahan percakapan real-time di platform Google Meet.
MPN Indonesia 11 Juni 2025 - Google resmi mengumumkan kehadiran fitur terjemahan percakapan secara real-time di platform video conferencing Google Meet. Pengumuman ini disampaikan dalam ajang Google I/O 2025 pada Mei lalu.
Fitur terbaru ini memungkinkan percakapan lintas bahasa berlangsung lebih alami dan lancar, tanpa jeda yang mengganggu.
Google memanfaatkan model bahasa audio besar (large language audio model alias LLAM) dari Google DeepMind untuk menjalankan proses terjemahan ini.
“LLAM itu memungkinkan percakapan berlangsung secara natural dan lancar dengan seseorang dalam bahasa lain,” demikian keterangan pers Google, dikutip MPN Indonesia dari TechCrunch.
Mulai Tersedia sejak 20 Mei 2025
Melalui fitur ini, kata-kata yang diucapkan dalam percakapan di Google Meet akan diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa pilihan pendengar.
Dengan demikian, intonasi, ekspresi, dan nuansa suara tetap dapat dirasakan meski sudah diterjemahkan.
Fitur ini mendukung berbagai skenario penggunaan, mulai dari komunikasi keluarga antar generasi hingga rapat bisnis global.
Fitur terjemahan percakapan real-time di Google Meet mulai tersedia dalam versi beta bagi pelanggan consumer AI sejak 20 Mei 2025.
Pada tahap awal, fitur ini mendukung bahasa Inggris dan Spanyol, dengan penambahan bahasa lain seperti Italia, Jerman, dan Portugis dalam beberapa minggu mendatang.
Penggunaan di Berbagai Skala
Google menyebutkan bahwa fitur terjemahan ini memiliki beragam manfaat praktis. Salah satu contohnya adalah membantu cucu yang berbahasa Inggris berbicara dengan kakek-nenek yang berbahasa Spanyol.
Selain itu, perusahaan yang beroperasi di berbagai wilayah juga dapat memanfaatkannya untuk memperlancar komunikasi antar karyawan dari berbagai negara secara langsung.
Performa fitur ini juga diperhatikan oleh Google. Menurut perusahaan tersebut, latensi atau keterlambatan dalam proses terjemahan sangat rendah.
Hal ini memungkinkan percakapan melibatkan banyak peserta secara simultan, sebuah kemampuan yang sebelumnya belum dapat diwujudkan.
Ketika lawan bicara mengucapkan kata-kata, pengguna masih dapat mendengar suara asli mereka dengan pelan di latar belakang, sementara hasil terjemahan ditampilkan secara overlay di atasnya.
Rencana Pengembangan
Google memastikan bahwa fitur terjemahan percakapan secara real-time ini akan terus dikembangkan.
Setelah peluncuran awal untuk pengguna consumer AI, fitur ini juga direncanakan akan diperluas ke segmen bisnis.
Google menyampaikan bahwa uji coba awal untuk pelanggan Workspace akan dimulai tahun ini.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
