Internasional
Kapal Kontainer Singapura Terbakar dan Tenggelam di Selat Hormuz Dihantam Proyektil
Kapal kontainer Singapura GFS Pride terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz setelah terkena proyektil pada 13 Oktober 2026. Seluruh 21 awak selamat.
MPN Indonesia 16 Oktober 2026 - Kapal kontainer berbendera Singapura, GFS Pride, terbakar hingga tenggelam setelah proyektil tak dikenal menghantam kapal tersebut saat melintasi Selat Hormuz pada Selasa (13/10).
Insiden tersebut menyebabkan kerusakan parah pada kapal hingga tenggelam di perairan dekat Oman. Seluruh awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi tanpa mengalami luka-luka.
Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura (MPA) menyatakan telah menghubungi perusahaan pengelola kapal dan memantau perkembangan insiden tersebut.
“Tidak ada warga Singapura di kedua kapal tersebut,” kata MPA, dikutip MPN Indonesia dari Malay Mail pada Jumat (16/10).
MPA juga menyampaikan keprihatinan terkait serangan terhadap kapal dagang yang melintasi kawasan tersebut.
“MPA sangat prihatin atas serangan berkelanjutan terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz. Serangan tersebut tidak beralasan, tidak dapat dibenarkan, dan merupakan pelanggaran hukum internasional,” jelasnya.
GFS Pride Tenggelam di Dekat Oman
GFS Pride mengalami kebakaran setelah terkena proyektil yang belum diketahui jenisnya.
Kerusakan akibat insiden tersebut menyebabkan kapal tenggelam di perairan sekitar Semenanjung Musandam, Oman.
Ahli hidrografi Pakistan memperingatkan para pelaut mengenai lokasi kapal tenggelam yang berada sekitar 7,4 kilometer di barat laut Ras al-Sheikh Masud.
Foto-foto yang dirilis Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) memperlihatkan kepulan asap hitam dari kapal kontainer tersebut.
Bagian buritan kapal terlihat terendam, sementara sebagian badan kapal masih mengapung.
Foto lainnya menunjukkan sejumlah peti kemas beserta muatannya mengapung di perairan sekitar lokasi kejadian.
Media lokal Iran melaporkan kapal tersebut membawa lebih dari 2.500 peti kemas.
Citra satelit juga memperlihatkan puing-puing dan kontainer yang hanyut setelah kapal mengalami kerusakan.
Tim maritim setempat terus memantau pergerakan peti kemas untuk mengantisipasi gangguan terhadap pelayaran.
Terkait penyebab insiden, IRGC memberikan keterangan berbeda.
Mereka menyatakan kapal tenggelam setelah menabrak ranjau laut saat melewati jalur yang disebut sebagai rute “tidak resmi”.
Kapal GFS Giselle Juga Terkena Proyektil
Selain GFS Pride, kapal kontainer berbendera Singapura lainnya, GFS Giselle, mengalami insiden serupa pada Rabu (14/10).
Proyektil tak dikenal menghantam kapal tersebut dan menyebabkan kerusakan pada bagian lambung.
Meski mengalami kerusakan, GFS Giselle berhasil mencapai lokasi berlabuh yang aman. Seluruh 22 awak kapal dilaporkan selamat.
Sementara itu, laporan mengenai jumlah awak GFS Pride yang dievakuasi menunjukkan perbedaan.
Salah satu laporan menyebutkan 21 awak kapal, sedangkan laporan lainnya mencatat 22 awak berhasil diselamatkan.
Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga melaporkan dua kapal kontainer terkena proyektil saat melintasi Selat Hormuz.
Dalam laporannya, UKMTO menyebut kecelakaan kapal terjadi antara pukul 16.40 dan 17.00 GMT. Kedua kapal mengalami kerusakan ringan dan masih dapat melanjutkan perjalanan.
Namun, UKMTO tidak menyebutkan identitas kedua kapal tersebut. Belum ada kepastian apakah laporan itu berkaitan dengan GFS Pride dan GFS Giselle.
(RAD/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
