Connect with us

Politik

Kades Kohod dan Menteri ATR Nusron Wahid Terlibat Perdebatan soal Pagar Laut Berujung Sertifikat Resmi Dibatalkan

Sertifikat SHGB dan SHM di pagar laut Desa Kohod dibatalkan oleh Nusron Wahid karena cacat hukum. Simak kronologi lengkapnya di sini.

Actress 1299250

Published

on

Kades Kohod dan Menteri ATR Nusron Wahid Terlibat Perdebatan soal Pagar Laut Berujung Sertifikat Resmi Dibatalkan
Kades Kohod dan Menteri ATR Nusron Wahid Terlibat Perdebatan soal Pagar Laut Berujung Sertifikat Resmi Dibatalkan. Gambar: KOMPAS.com/Intan Afrida Rafni

MPN Indonesia 26 Januari 2025 - Polemik terkait pagar laut di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, terus menjadi perhatian publik.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, bersama Kepala Desa Kohod, Arsin, berdebat mengenai status tanah yang kini berada di bawah perairan.

Perdebatan tersebut berujung pada pembatalan sejumlah sertifikat resmi yang sebelumnya diterbitkan untuk lahan tersebut.

Perdebatan Status Lahan

Perdebatan antara Nusron Wahid dan Kades Kohod, Arsin, bermula dari klaim Arsin bahwa wilayah pagar laut dulunya merupakan daratan yang difungsikan sebagai empang.

Ia menyebutkan bahwa abrasi mengubah bentuk lahan tersebut, sehingga pada tahun 2004 dilakukan pembangunan tanggul untuk melindungi kawasan tersebut dari kerusakan lebih lanjut.

Namun, Nusron Wahid membantah klaim itu dan menegaskan bahwa kondisi terkini menunjukkan lahan tersebut telah berubah menjadi laut.

Hal ini menyebabkan tanah tersebut dikategorikan sebagai tanah musnah.

“Kalau dulunya empang, tapi karena sekarang sudah enggak ada fisiknya, maka itu masuk kategori tanah musnah. Kalau masuk kategori tanah musnah, otomatis hak apa pun di situ hilang,” ujar Nusron pada Jumat (24/1).

Pembatalan Sertifikat SHGB dan SHM

Lokasi pagar laut di Desa Kohod mencakup 263 bidang tanah yang sebelumnya terdaftar dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Sertifikat tersebut meliputi:

  • 234 bidang atas nama PT Intan Agung Makmur (IAM),
  • 20 bidang atas nama PT Cahaya Inti Sentosa (CIS),
  • 9 bidang atas nama perseorangan,
  • 17 bidang dengan status SHM.

Namun, Kementerian ATR/BPN mencabut sertifikat-sertifikat tersebut karena ditemukan cacat prosedural dan material.

Baca Juga:  Kronologi Kasus Dosen UIN Malang vs Nurul Sahara, dari Pencemaran Nama Baik hingga Pelecehan Seksual

Investigasi menunjukkan bahwa sebagian besar lahan yang terdaftar telah menjadi bagian dari laut dan berada di luar garis pantai.

“Kami sudah melakukan proses pembatalan sertifikat, baik itu SHM maupun SHGB di kawasan tersebut, karena sertifikat tersebut dinyatakan cacat hukum,” tegas Nusron.

Peninjauan Ulang Garis Pantai

Untuk memperkuat keputusan ini, Kementerian ATR/BPN memerintahkan peninjauan ulang terhadap batas daratan atau garis pantai yang tercantum dalam dokumen sertifikat sejak 1982.

Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Dirjen SPPR) bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) dilibatkan dalam mengecek lokasi fisik lahan.

Peninjauan ini dilakukan dengan membandingkan garis pantai dari tahun 1982 hingga saat ini.

“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar sertifikat yang diterbitkan berada di bawah laut, sehingga melanggar ketentuan yuridis,” tambah Nusron.

Penyelidikan Lanjutan

Selain pembatalan sertifikat, muncul pertanyaan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas penerbitan SHGB dan SHM di kawasan tersebut.

Hingga kini, dua mantan menteri ATR/BPN yang menjabat sebelumnya tidak mengakui keterlibatan mereka dalam proses penerbitan sertifikat tersebut.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan bahwa sertifikat-sertifikat itu baru diterbitkan pada tahun 2023.

Ia juga menegaskan bahwa aktivitas pembangunan di ruang laut seharusnya mendapatkan izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL), bukan SHGB atau SHM.

“Kalau ada cacat prosedur atau material, maka sertifikat tersebut harus dievaluasi dan dicabut,” ujar AHY pada Selasa (21/1).

Penyelesaian Sengketa

Nusron Wahid berkomitmen menyelesaikan sengketa ini dengan teliti mengingat banyaknya sertifikat bermasalah.

“Insyaallah ini akan selesai secepatnya, tetapi perlu proses agar tidak ada kekeliruan dalam pembatalan,” tuturnya.

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita23 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti32 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi39 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal49 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita5 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Trending