Musik
Green Day Blak-blakan Dukung Palestina saat Tampil di Coachella
Green Day ubah lirik lagu di Coachella 2025 sebagai bentuk dukungan untuk anak-anak Palestina, aksi mereka menuai sorotan luas di media sosial.
MPN Indonesia 15 April 2025 - Grup band rock asal Amerika Serikat, Green Day, menyuarakan dukungan terhadap Palestina secara terbuka saat tampil di panggung utama Coachella 2025 yang digelar di California, Amerika Serikat, pada Minggu (13/4).
Dukungan tersebut disampaikan secara langsung oleh vokalis Billie Joe Armstrong melalui perubahan lirik lagu Jesus of Suburbia, dalam salah satu penampilan mereka di festival musik tahunan tersebut.
Lirik Diubah sebagai Bentuk Dukungan
Perubahan lirik pada lagu Jesus of Suburbia menjadi sorotan utama. Lirik asli “runnin’ away from pain when you’ve been victimized” diubah oleh Armstrong menjadi “runnin’ away from pain like the kids from Palestine, tales from another broken home.”
Perubahan ini dinyanyikan secara langsung di hadapan penonton Coachella dan disambut dengan tepuk tangan serta sorakan dukungan dari penonton, sebagian bahkan terdengar meneriakkan “Free Palestine”.
Menurut tayangan resmi Coachella 2025 di YouTube yang dikutip MPN Indonesia pada Selasa (15/4), Armstrong juga menyanyikan lirik, “I don’t feel any shame, I won’t apologize. When there ain’t nowhere we can go. Runnin’ away from pain like the kids from Palestine. Tales from another broken home.”
Ucapan tersebut menegaskan posisi Green Day dalam menyuarakan empati terhadap anak-anak Palestina yang terdampak konflik.
Reaksi Publik dan Media Sosial
Aksi Green Day ini segera menjadi pembicaraan luas di media sosial. Salah satu akun di platform X, @quee***, mengunggah ulang potongan video saat Green Day menyuarakan dukungan mereka terhadap Palestina.
Video tersebut telah dilihat lebih dari 61,9 ribu kali dan mendapat berbagai komentar dari netizen.
Beberapa komentar menyoroti keberanian dan ketegasan band tersebut.
Akun @Boll*** menulis, “Empati dan memahami adalah hal krusial di setiap situasi.”
Akun @1dto*** menambahkan, “Billie tidak pernah mengecewakan,” sementara akun @The*** menyebut, “Part perubahan lirik itu sangat powerful, Green Day memberi dukungan penuh kepada anak-anak Palestina. Iconic.”
Riwayat Dukungan Green Day terhadap Palestina
Dukungan Green Day terhadap Palestina bukan pertama kali terjadi di Coachella. Sebelumnya, pada Festival Corona Capital 2024, band ini menyerukan “ceasefire” dalam intro lagu Holiday.
Bahkan, pada kesempatan terpisah, mereka pernah mengenakan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas.
Perubahan lirik yang mereka lakukan di Coachella menjadi bagian dari konsistensi sikap mereka terkait isu-isu kemanusiaan.
Konteks dan Penampilan Green Day di Coachella
Penampilan Green Day di Coachella pada Minggu (13/4) tidak hanya memuat lagu-lagu mereka sendiri, tetapi juga membawakan lagu dari musisi lain seperti Iron Man milik Black Sabbath dan Free Fallin dari Tom Petty.
Mereka membuka pertunjukan dengan American Idiot dan melanjutkan dengan membawakan lagu-lagu dari berbagai album mereka, mulai dari Dookie hingga Saviors.
Selain Green Day, Coachella 2025 juga menampilkan sejumlah musisi ternama lainnya seperti Lady Gaga, Post Malone, Missy Elliott, Charli XCX, Megan Thee Stallion, dan lainnya.
Aktivisme Melalui Musik
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Green Day kerap menggunakan panggung dan musik mereka untuk menyuarakan kritik sosial dan politik.
Misalnya, pada Maret 2025, mereka mengubah lirik lagu Jesus of Suburbia dengan menyebut nama Wakil Presiden AS J.D. Vance.
Selain itu, pada siaran Malam Tahun Baru 2023, mereka mengkritik mantan Presiden Donald Trump melalui perubahan lirik dalam lagu American Idiot.
Green Day dijadwalkan kembali tampil di panggung Coachella untuk minggu kedua festival ini pada Sabtu (19/4).
Dukungan mereka terhadap Palestina lewat perubahan lirik ini memperkuat reputasi band tersebut sebagai musisi yang aktif menyuarakan isu-isu global.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
