Lifestyle
Awas Salah Kaprah! Ini Waktu dan Cara Terbaik Konsumsi Matcha agar Khasiatnya Maksimal
Banyak yang belum tahu bahwa waktu minum matcha sangat memengaruhi efektivitas kandungan gizinya.
MPN Indonesia 13 Juni 2025 - Dalam beberapa tahun terakhir, matcha menjadi salah satu minuman yang digandrungi banyak orang, terutama di kalangan pecinta gaya hidup sehat.
Warna hijaunya yang pekat dan rasa khasnya yang sedikit pahit justru menjadi daya tarik tersendiri.
Matcha bukan sekadar teh hijau biasa. Ia adalah bubuk teh hijau pekat yang kaya antioksidan dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang menjanjikan.
Namun, banyak yang belum tahu bahwa waktu minum matcha sangat memengaruhi efektivitas kandungan gizinya.
Bahkan, jika dikonsumsi dengan cara atau pada waktu yang kurang tepat, khasiatnya bisa menurun, atau justru menimbulkan efek yang tidak diinginkan.
Cara Terbaik Konsumsi Matcha
Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik di RS Pondok Indah dr. Liliana, M.Gizi, Sp.G.K, di dalam matcha terkandung 90% antioksidan polifenol—salah satunya adalah katekin.
Selain itu, matcha mengandung 7% asam amino, 3% kafein, serta sejumlah senyawa aktif lain yang berperan sebagai antioksidan alami.
Katekin inilah yang menjadi bintang utama dari khasiat matcha. Zat ini berperan dalam melawan radikal bebas, membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, serta berpotensi mendukung kesehatan jantung dan metabolisme.
Namun, dr. Liliana menekankan bahwa manfaat katekin tidak otomatis diserap tubuh dengan maksimal jika tidak memperhatikan cara penyajian dan waktu konsumsinya.
“Manfaat terbesar dari katekin didapatkan dari daun teh hijau yang diseduh dengan air panas bersuhu 85 derajat Celsius selama tiga menit,” ujarnya.
Waktu Terbaik Konsumsi Matcha
Lalu, kapan waktu terbaik untuk minum matcha? Jawabannya: saat perut dalam kondisi kosong, tapi bukan berarti bisa dikonsumsi sembarangan atau tanpa pertimbangan.
Katekin sebagai antioksidan ternyata bisa terganggu aktivitasnya bila bertemu dengan enzim-enzim pencernaan seperti amilase, lipase, pepsin, dan tripsin.
Selain itu, kehadiran protein dan lemak dari makanan lain juga bisa menghambat penyerapan zat ini di usus halus.
Artinya, jika Anda ingin memaksimalkan manfaat matcha, sebaiknya konsumsi sebelum makan, bukan setelah atau saat sedang makan.
Dr. Liliana juga menambahkan bahwa ada manfaat tambahan jika matcha dikombinasikan dengan vitamin C dan karbohidrat sehat, seperti buah-buahan.
“Sumber lain menyebutkan manfaat katekin semakin baik jika dikonsumsi bersama dengan kandungan vitamin C dan karbohidrat seperti buah-buahan,” jelasnya.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
