Lifestyle
Mengapa Banyak Orang Kolaps saat Olahraga?
Di balik tren hidup sehat dengan workout, muncul fenomena mengkhawatirkan: kolaps saat olahraga.
MPN Indonesia 14 Juni 2025 - Belakangan ini, aktivitas fisik seperti lari maraton, high intensity interval training (HIIT), hingga bersepeda jarak jauh tengah naik daun di kalangan masyarakat urban.
Tak sedikit pula yang mulai rutin angkat beban demi tampil bugar di media sosial. Namun, di balik tren sehat tersebut, muncul fenomena mengkhawatirkan: kolaps saat olahraga.
Kasus kolaps mendadak saat berolahraga bukan hanya sekadar kelelahan biasa. Sebagian besar dari kasus tersebut bahkan disebabkan oleh gangguan jantung mendadak, dan seringkali berujung fatal.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kita ketika berolahraga berat?
Jantung Bekerja Ekstra Keras saat Workout
Menurut dr. Muhammad Agi, Sp.JP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RS Jantung Harapan Kita, saat seseorang berolahraga—terutama dalam intensitas tinggi—tubuh akan mengalami peningkatan signifikan pada sistem saraf simpatis.
“Secara umum yang terjadi adalah peningkatan aktivitas simpatis. Akibatnya, terjadi peningkatan heart rate, tekanan darah, serta laju respirasi,” jelas dr. Agi, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Kementerian Kesehatan RI, Sabtu (14/6).
Tak hanya itu, tubuh juga mengalami perubahan metabolisme besar-besaran. Ketika tubuh membutuhkan energi dalam jumlah cepat, seperti saat berolahraga berat, terjadi peningkatan proses glikogenolisis (pemecahan gula di liver) dan lipolisis (pemecahan lemak).
Keduanya bekerja untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan selama aktivitas berlangsung.
“Jadi menjawab pertanyaan Mbak Yure, apa yang terjadi terhadap tubuh kita ketika kita olahraga berat adalah peningkatan hard rate. Makin berat olahraganya, hard rate-nya makin naik signifikan,” kata dr. Agi.
Zona Latihan dan Cara Kerja Energi Tubuh
Dr. Agi menekankan pentingnya mengenal zona latihan jantung dalam olahraga. Dalam dunia medis dan kebugaran, latihan fisik dibagi menjadi lima zona berdasarkan intensitas dan denyut jantung:
- Zona 1 dan 2: Latihan ringan, dominan menggunakan energi dari lemak, bersifat aerobik karena membutuhkan oksigen.
- Zona 3: Latihan sedang atau moderate, berada di tengah antara ringan dan berat.
- Zona 4 dan 5: Latihan berat hingga sangat berat, dominan menggunakan energi anaerobik karena energi dibutuhkan secara cepat.
Perbedaan jalur energi ini menjelaskan mengapa seseorang bisa kolaps saat olahraga berat.
Tubuh yang tidak siap secara fisiologis, apalagi jika tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan jantung terlebih dahulu, berisiko mengalami gangguan jantung saat olahraga intens.
Perlu Edukasi
Tren gaya hidup sehat memang membawa banyak dampak positif. Namun, berolahraga tanpa pemahaman tentang kondisi tubuh dan cara kerja jantung justru dapat menjadi bumerang.
Bagi orang dengan kelainan jantung bawaan, tekanan darah tinggi, atau riwayat keluarga penyakit jantung, olahraga berat tanpa pengawasan medis bisa sangat berbahaya.
Oleh sebab itu, sangat penting mengenal tubuh sendiri sebelum mencoba olahraga berat.
Kesimpulan: Jangan Ikut Tren Tanpa Tahu Risiko
Olahraga adalah salah satu kunci gaya hidup sehat. Tapi, seperti obat, dosis dan cara penggunaannya harus tepat.
Melakukan aktivitas fisik hanya karena ikut-ikutan tren tanpa memahami dasar fisiologis tubuh bisa membawa risiko serius, bahkan kematian mendadak akibat serangan jantung.
Sebelum memulai rutinitas olahraga yang berat, pertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan jantung terlebih dahulu.
Kenali zona latihan yang sesuai dan dengarkan sinyal dari tubuh. Kesehatan adalah tujuan utama, bukan sekadar penampilan di media sosial.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
