Connect with us

Internasional

Iran Luncurkan 100 Drone Serangan Balasan ke Israel

Iran melancarkan serangan terhadap Israel pada Jumat malam (13/6) dengan meluncurkan hampir 100 rudal.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 14t121021.731
Iron dome Israel berupaya tangkal serangan drone Iran, Jumat (13/6) | Gambar: AP Photo

MPN Indonesia 14 Juni 2025 - Iran melancarkan serangan terhadap Israel pada Jumat malam (13/6) waktu setempat dengan meluncurkan hampir 100 rudal.

Serangan itu dilancarkan sebagai respons atas serangan besar Israel terhadap fasilitas nuklir di Natanz dan menewaskan sejumlah jenderal tinggi militer Iran.

Ledakan terdengar di Tel Aviv dan Yerusalem, memicu peringatan serangan udara di seluruh wilayah Israel.

Israel Sebut Cegat Sebagian Besar Rudal Iran

Dikutip MPN Indonesia dari Reuters, militer Israel menyatakan sebagian besar rudal Iran berhasil dicegat atau jatuh sebelum mencapai target.

Amerika Serikat turut membantu menembak jatuh beberapa rudal yang mengarah ke wilayah Israel.

Namun, beberapa bangunan di Tel Aviv, termasuk sebuah apartemen di Ramat Gan dan gedung bertingkat di pusat kota, mengalami kerusakan parah akibat hantaman langsung.

44 Orang Terluka, Dua Kritis

Stasiun televisi Channel 12 Israel melaporkan sedikitnya 44 orang terluka, dengan dua orang dalam kondisi kritis, delapan luka sedang, dan 34 lainnya luka ringan akibat serpihan.

Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, menyebut ratusan rudal balistik ditembakkan ke Israel sebagai balasan atas serangan ke Natanz yang juga menewaskan 78 orang, termasuk enam ilmuwan nuklir dan dua puluh jenderal.

Jenderal yang jadi korban di antaranya adalah Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jenderal Mohammad Bagheri dan Komandan Garda Revolusi Hossein Salami.

Israel akan Terus Lancarkan Serangan

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidato televisinya menyatakan serangan terhadap Iran akan terus dilanjutkan “selama diperlukan untuk menghapus ancaman”.

Baca Juga:  Pidato Rabbi Israel Viral, Serukan Penduduk Gaza untuk Dibiarkan Mati Kelaparan

Ia menyebut keputusan menyerang Natanz bertujuan mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

“Generasi mendatang akan mencatat bahwa kami bertindak tepat waktu untuk mengamankan masa depan bersama,” ujar Netanyahu.

Pernyataan ini diperkuat oleh Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, yang mengklaim intelijen menunjukkan Iran hampir memiliki cukup bahan fisil untuk membuat beberapa bom nuklir.

Iran menegaskan bahwa program nuklir mereka hanya untuk tujuan damai. Namun, Dewan Keamanan dan sejumlah negara Barat menyebut Iran telah melanggar kewajiban perjanjian non-proliferasi.

Iran Sebut Israel Pemicu Perang

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuduh Israel sebagai pemicu perang dan bersumpah akan melakukan pembalasan menyakitkan.

Sementara itu, Komandan baru Garda Revolusi, Jenderal Mohammad Pakpour, menyatakan dalam surat terbuka kepada Khamenei, “Pintu neraka akan terbuka untuk rezim pembunuh anak”.

Utusan Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, juga menuduh Amerika Serikat turut bertanggung jawab atas serangan Israel dan mengancam akan ada konsekuensi besar.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending