Connect with us

Lifestyle

Hati-Hati! Sering Konsumsi 10 Makanan Ini Bisa Bikin Sistem Imun jadi Lemah

Konsumsi makanan harian memiliki dampak langsung terhadap kesehatan fisik, khususnya sistem kekebalan tubuh.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 14t155122.768
Hati-Hati! Sering Konsumsi 10 Makanan Ini Bisa Bikin Sistem Imun jadi Lemah | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 14 Juli 2025 - Konsumsi makanan harian memiliki dampak langsung terhadap kesehatan fisik, khususnya sistem kekebalan tubuh.

Sejumlah makanan bahkan diketahui menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan peradangan yang melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan penyakit.

Dikutip MPN Indonesia dari Healthline, berikut 10 makanan yang perlu kamu waspadai karena bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Gula Tambahan

Makanan seperti es krim, kue, permen, dan minuman manis mengandung kadar gula tambahan yang tinggi.

Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah dan memicu produksi protein inflamasi yang mengganggu kerja sistem imun.

Hal ini juga berdampak pada keseimbangan bakteri usus, yang berperan penting dalam pertahanan tubuh terhadap infeksi.

Makanan Tinggi Garam

Keripik, makanan beku, dan makanan cepat saji umumnya mengandung kandungan garam yang sangat tinggi.

Konsumsi garam dalam jumlah besar dapat memicu peradangan, menekan produksi protein antiinflamasi, serta mengganggu keseimbangan bakteri usus.

Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi tinggi garam berpotensi meningkatkan risiko penyakit autoimun.

Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Konsumsi makanan yang kaya lemak jenuh dan rendah lemak tak jenuh dapat menimbulkan peradangan sistemik.

Lemak jenuh diketahui mengaktifkan jalur sinyal yang menekan fungsi imun dan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi.

Makanan dengan Kandungan Omega-6 Tinggi

Minyak nabati seperti minyak jagung dan minyak kedelai mengandung omega-6 dalam jumlah tinggi.

Ketidakseimbangan rasio omega-6 terhadap omega-3 dalam pola makan dapat memicu produksi protein proinflamasi, yang berdampak pada melemahnya sistem kekebalan.

Baca Juga:  Apa Itu TBC Laten? Mengapa Harus Diwaspadai? Simak Penjelasannya!

Makanan yang Digoreng

Kentang goreng, ayam goreng, dan makanan sejenis mengandung senyawa AGE (advanced glycation end products) yang terbentuk dari proses memasak bersuhu tinggi.

Senyawa ini dapat menyebabkan peradangan, merusak antioksidan dalam tubuh, serta mengganggu komposisi bakteri usus.

Daging Olahan dan Terbakar

Makanan seperti bacon, hot dog, dan steak panggang mengandung AGEs tinggi serta lemak jenuh.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging olahan dan daging yang dimasak pada suhu tinggi berkaitan dengan risiko gangguan kekebalan dan penyakit seperti kanker usus besar.

Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji dapat mengandung zat kimia seperti DEHP dan DiNP dari kemasan atau alat yang digunakan dalam pengolahan.

Zat ini mengganggu sistem hormon dan meningkatkan produksi protein inflamasi yang menurunkan fungsi kekebalan.

Makanan Ultra-proses dengan Aditif

Emulsifier seperti carboxymethylcellulose (CMC) dan polysorbate-80, yang digunakan dalam makanan kemasan, dapat merusak lapisan usus dan memicu peradangan. Dampak ini berpotensi mengganggu kinerja sistem imun.

Karbohidrat Olahan

Produk seperti roti putih dan kue manis merupakan karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi.

Jenis makanan ini menyebabkan lonjakan gula darah yang memicu radikal bebas dan protein inflamasi, serta mengubah keseimbangan bakteri usus yang mendukung sistem imun.

Pemanis Buatan

Pemanis seperti sucralose dan sakarin telah dikaitkan dengan gangguan keseimbangan bakteri usus dan peningkatan peradangan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya potensi hubungan antara konsumsi tinggi pemanis buatan dengan perkembangan penyakit autoimun, meskipun masih dibutuhkan lebih banyak studi.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending