Connect with us

Lifestyle

Waspadai! Ini Makanan dan Minuman yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik

Penderita asam lambung perlu menghindari makanan pedas, berlemak, dan minuman berkafein. Ketahui daftar pantangan dan cara mengatur pola makan agar gejala tidak kambuh.

Logompn

Published

on

Waspadai! ini makanan dan minuman yang bisa memicu asam lambung naik
Ilustrasi Makanan Pemicu Asam Lambung. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 19 Oktober 2025 - Kondisi naiknya asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) dapat menimbulkan gejala seperti nyeri ulu hati (heartburn), mual, kembung, hingga rasa asam di mulut akibat regurgitasi.

Salah satu penyebab utama gangguan ini adalah konsumsi makanan dan minuman tertentu yang dapat memicu atau memperburuk gejalanya.

Karena itu, penderita asam lambung perlu memperhatikan asupan harian agar kondisi tidak semakin parah.

Makanan pedas, berlemak, asam, serta minuman berkafein dan beralkohol menjadi pemicu utama karena dapat meningkatkan produksi asam dan melemahkan sfingter esofagus bagian bawah (LES), yaitu katup antara lambung dan kerongkongan yang berfungsi mencegah asam naik kembali.

Selain dari makanan, kebiasaan seperti makan dalam porsi besar, merokok, dan stres juga berperan memperparah kondisi.

Mengatur pola makan dan gaya hidup menjadi langkah penting bagi penderita GERD untuk mengendalikan gejalanya.

Daftar Makanan dan Minuman Pantangan Penderita Asam Lambung

Dikutip MPN Indonesia dari laman alodokter.com dan halodoc.com, Berikut beberapa makanan dan minuman yang perlu dihindari agar gejala asam lambung tidak mudah kambuh:

1. Makanan Pedas

Makanan pedas yang mengandung capsaicin dapat mengiritasi kerongkongan dan memperlambat pengosongan lambung.

Hal ini menyebabkan asam lambung naik dan menimbulkan rasa terbakar di dada.

2. Makanan Berlemak Tinggi

Makanan berlemak membuat otot LES menjadi lebih rileks sehingga asam mudah naik ke kerongkongan.

Contohnya gorengan, keju, jeroan, daging olahan, serta daging merah berlemak seperti sirloin dan iga.

Baca Juga:  Benarkah Banyak Minum Air Bisa Sembuhkan Sakit Pinggang?

3. Buah-Buahan Asam

Meski bergizi, buah asam seperti jeruk, lemon, nanas, dan tomat memiliki tingkat keasaman tinggi yang dapat memperparah gejala.

4. Sayuran Penghasil Gas

Sayuran seperti kol, kembang kol, ubi, kacang-kacangan, dan seledri dapat meningkatkan produksi gas di lambung, menambah tekanan, dan memicu refluks.

5. Cokelat

Kandungan methylxanthine dalam cokelat bisa membuat otot LES melemah sehingga memperburuk refluks asam lambung.

6. Minuman Berkafein dan Bersoda

Kopi, teh, dan minuman energi mengandung kafein yang dapat meningkatkan produksi asam dan mengendurkan LES.

Sementara minuman bersoda menambah tekanan gas di lambung, memicu rasa tidak nyaman.

7. Minuman Beralkohol

Alkohol dapat mengiritasi lapisan lambung serta membuat LES menjadi longgar, yang menyebabkan asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

Tips Mengelola Pola Makan dan Kesehatan Fisik

Penderita GERD disarankan untuk makan dalam porsi kecil namun sering, menghindari makan sebelum tidur, dan menjaga berat badan ideal.

Selain itu, disarankan mengurangi stres serta berhenti merokok agar kondisi lambung lebih stabil.

Menurut data yang tersedia, faktor seperti obesitas, kehamilan, dan hiatal hernia juga dapat meningkatkan risiko refluks asam lambung.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending