Connect with us

Berita

Jasad 2 WN Singapura Ditemukan Berpelukan Terhimpit Batu Erupsi di Gunung Dukono

Kronologi penemuan dua jasad WN Singapura korban erupsi Gunung Dukono yang ditemukan dekat bibir kawah dalam kondisi saling berpelukan.

Logompn

Published

on

Jasad 2 WN Singapura Ditemukan Berpelukan Terhimpit Batu Erupsi di Gunung Dukono
Jasad 2 WN Singapura Ditemukan Berpelukan Terhimpit Batu Erupsi di Gunung Dukono. Gambar: Instagram/@kantorsar_ternate

Maluku Utara, MPN Indonesia 11 Mei 2026 - Dua jasad WN Singapura ditemukan dalam kondisi saling berpelukan dan terhimpit batu besar akibat erupsi gunung berapi di Gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara, pada hari ketiga operasi pencarian, Minggu (10/5) sekitar pukul 13.00 WIT.

Keduanya ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar 13 meter ke arah utara dari lokasi pertama kali sinyal darurat ditangkap Basarnas Command Center.

Dengan penemuan tersebut, total tiga korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut telah ditemukan dan operasi SAR resmi ditutup.

Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani mengatakan kedua korban ditemukan dalam satu titik dengan kondisi tubuh tidak utuh akibat tertimpa material saat erupsi terjadi.

“Korban ditemukan dalam posisi saling berpelukan dan terhimpit batu besar,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui detikSulsel pada Senin (11/5).

“Kedua korban berada dalam satu titik dengan posisi terhimpit batu besar. Keduanya saling berpelukan dan kondisi tubuh sudah tidak utuh,” ungkapnya.

Kronologi Penemuan

Operasi pencarian korban erupsi gunung berapi di Gunung Dukono memasuki hari ketiga saat dua WN Singapura ditemukan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan pencarian pada hari ketiga berlangsung lebih terarah setelah tim gabungan sebelumnya menandai titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun material pasir vulkanik menggunakan koordinat GPS pada operasi sehari sebelumnya.

Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi korban tertimbun material vulkanik dengan ketebalan dan kedalaman yang signifikan.

Setelah ditemukan pada pukul 13.00 WIT, tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah menggunakan body bag dari bibir gunung untuk diturunkan.

Baca Juga:  Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 18 Kilometer

Jenazah kemudian dibawa menuju posko induk di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, dan tiba pukul 17.43 WIT.

“Jenazah korban sekarang sudah dibawa ke RSUD Tobelo untuk keperluan autopsi,” ucap Iwan.

Seluruh jenazah dirujuk ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya tiga korban meninggal dunia, tim SAR resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan.

“Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih,” ujar Iwan.

Data Korban Erupsi Gunung Dukono

Berdasarkan data, dua korban WN Singapura yang ditemukan diketahui bernama Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27).

Sebelumnya, satu korban WNI bernama Angel ditemukan lebih dahulu pada Sabtu (9/5) dalam kondisi meninggal dunia.

Selain tiga korban jiwa dalam peristiwa erupsi gunung berapi di Gunung Dukono, sebanyak 15 pendaki lainnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Mereka terdiri atas tujuh WNA asal Singapura dan delapan WNI.

Tujuh WNA asal Singapura yang selamat:

  • TYME (laki-laki) usia 30 tahun
  • OSS (perempuan) usia 37 tahun
  • PL (perempuan) usia 33 tahun
  • LHEI (perempuan) usia 31 tahun
  • TJYG (perempuan) usia 30 tahun
  • LYXV (perempuan) usia 30 tahun
  • LSD (laki-laki) usia 29 tahun

Delapan WNI yang selamat:

  • BB (laki-laki) usia 24 tahun
  • YL (laki-laki) usia 23 tahun
  • S (laki-laki) usia 26 tahun
  • A (laki-laki) usia 22 tahun
  • H (laki-laki) usia 26 tahun
  • FN (perempuan) usia 27 tahun
  • RI (perempuan) usia 29 tahun
  • SJ (laki-laki) usia 48 tahun

Dalam operasi tersebut, dua korban selamat turut membantu tim SAR gabungan dengan memberikan informasi terkait jalur pendakian serta titik terakhir keberadaan para korban sebelum terjadi situasi darurat akibat erupsi gunung berapi di Gunung Dukono, Maluku Utara.

Baca Juga:  Gunung Ibu Erupsi! Ketinggian Api Capai 350 Meter dan Berstatus Siaga

(AKM/NID/RAD)

Trending