Connect with us

Berita

Kebakaran di Pademangan Renggut Nyawa Ayah dan Anak, Ibu Alami Luka Bakar Serius

Kebakaran rumah terjadi di Jalan Gang E RT 06 RW 06, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Kamis dini hari (8/5).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 09t134039.133
Ilustrasi kebakaran | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 9 Mei 2025 - Kebakaran rumah tragis terjadi di Jalan Gang E RT 06 RW 06, Pademangan Barat, Jakarta Utara pada Kamis dini hari (8/5).

Insiden tersebut menewaskan dua orang, yakni Suryadi (50) dan anak perempuannya, Egi (22).

Sang istri selamat namun mengalami luka bakar serius hingga 70 persen dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Penyebab Kebakaran

Peristiwa kebakaran ini bermula dari aktivitas memasak nasi uduk, yang merupakan usaha harian keluarga korban.

Dugaan awal menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh kebocoran gas saat proses memasak berlangsung.

“Diduga kebakaran akibat kebocoran gas saat korban tengah memasak nasi uduk, saat ini api sudah berhasil dijinakkan,” jelas Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman kepada MPN Indonesia.

Terjunkan 12 Unit Damkar

Petugas menerima laporan kejadian pada pukul 03.21 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.30 WIB.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 55 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran di pemukiman padat tersebut. Api berhasil dikendalikan pada pukul 05.26 WIB.

“Kita menurunkan 12 mobil pemadam dengan 55 orang personel, karena lokasi kebakaran berada di permukiman padat penduduk,” ujar Gatot.

Pernyataan Ketua RW

Korban diketahui menjalankan usaha kecil dengan berjualan nasi uduk dari rumah. Menurut Ketua RW 12, Muhammad Hadi, keluarga tersebut rutin mempersiapkan dagangan sejak dini hari.

“Yang punya rumah ini memang setiap harinya berdagang nasi uduk di lokasi. Mereka berdagang di depan rumah dan selalu mempersiapkan segala sesuatunya pada dini hari termasuk memasaknya,” ungkap Hadi kepada MPN Indonesia.

Hadi menambahkan bahwa kebakaran kemungkinan besar disebabkan oleh kebocoran gas dari selang atau tabung yang digunakan untuk memasak.

Baca Juga:  Kejari Tangerang Geledah Kantor PT ASM atas Dugaan Korupsi Proyek Fiktif

“Ya, dugaan kuat memang karena kebocoran gas, entah ada masalahnya apa akhirnya kebakaran terjadi. Dua orang meninggal dunia dan istrinya alami luka bakar sebanyak 80 persen dan sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Hadi.

Kerugian Materiil

Selain korban jiwa, kebakaran ini juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Warga yang terdampak telah dievakuasi ke kantor RW setempat untuk mendapatkan bantuan darurat seperti makanan cepat saji, selimut, dan terpal untuk tempat tinggal sementara.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Beberapa barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian.

(ARI/NID/RAD)

Trending