Berita
Sampah Liar Menggunung di Wilayah Cilincing, Bak TPST Bantar Gebang
Tumpukan sampah liar menggunung di Jalan Reformasi, Cilincing, Jakarta Utara.
MPN Indonesia 25 April 2025 - Tumpukan sampah liar menggunung di Jalan Reformasi, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menimbulkan kekhawatiran serius terkait pencemaran lingkungan.
Tumpukan sampah ini disebut sudah ada sejak belasan tahun dan penampakannya hampir seperti tempat pembuangan sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Aktivitas Truk Sampah dan Pemulung
Berdasarkan pantauan MPN Indonesia di lokasi, tumpukan sampah yang menyerupai gunung itu ditemukan di lahan kosong kawasan Kampung Reformasi, Nagrak, Cilincing, persis di pinggir Kali Cakung Drain yang berbatasan dengan wilayah Semper Timur.
Di lokasi, terlihat antrean truk pengangkut sampah yang membuang muatannya di tempat tersebut. Proses pemindahan dilakukan dengan bantuan alat berat.
Aktivitas ini juga diikuti oleh kehadiran para pemulung yang mencari barang-barang yang masih memiliki nilai ekonomi.
Pernyataan Ketua RT Setempat
Ketua RT 07 RW 10 Kelurahan Semper Timur, Royani, mengungkapkan bahwa keberadaan tumpukan sampah liar tersebut telah berlangsung selama lebih dari sepuluh tahun dan sering kali memunculkan bau tidak sedap, terutama saat musim hujan.
“Ya setahu saya itu kurang lebih hampir 10 tahun deh yang saya tahu nih. Udah agak lama, memang meresahkan sih ya,” ujar Royani saat ditemui MPN Indonesia di kediamannya, Rabu (23/4).
“Pernah dampaknya kena baunya itu saat pas lagi hujan, tuh musim hujan tuh baunya minta ampun,” imbuhnya.
Royani juga menambahkan bahwa warga telah menyampaikan keluhan kepada kelurahan bahkan sampai melakukan demonstrasi. Namun, keluhan tersebut tidak mendapatkan tanggapan.
“Pernah kita bersurat udah lama cuman agak kurang ditanggepin. Cuman gak tau lah lebih dari mana tuh, apa punya backing-an dia disini,” katanya.
“Saya aja ngejabat udah 3 periode, kita juga pernah buat demo tapi yah gitu,” imbuhnya.
Asal Sampah Diduga dari Luar Cilincing
Lebih lanjut, Royani menegaskan bahwa warga Semper Timur tidak pernah membuang sampah ke lokasi tersebut.
Ia menduga bahwa sampah berasal dari luar wilayah Cilincing dan dibuang secara sistematis oleh pihak tertentu.
“Kalau untuk sampah warga Semper Timur gak buang disitu, kayaknya itu dari luar. Masalahnya mereka itu ada bos-bosnya gitu yang naro sampah disitu,” jelasnya.
Warga berharap Pemerintah Provinsi Jakarta dapat menghentikan sekaligus membongkar TPS liar tersebut yang kerap mengeluarkan aroma tidak sedap dan mengganggu aktivitas warga.
Sejarah Kemunculan TPS Liar Cilincing
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa kemunculan TPS liar di lokasi tersebut bermula sejak penghentian sementara pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang pada 2014.
Saat itu, TPST Bantar Gebang mengalami kelebihan kapasitas, sehingga pengalihan sementara dilakukan ke wilayah Nagrak, Cilincing.
Namun, meskipun TPST Bantar Gebang telah kembali beroperasi normal, TPS liar di Cilincing tetap beroperasi hingga kini.
(ARI/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
