Connect with us

Internasional

Israel Serang Warga Gaza yang sedang Cari Bantuan, 74 Orang Dikabarkan Tewas

Serangan Israel di Gaza tewaskan 74 warga Palestina, termasuk pencari bantuan. Serangan menyasar kafe, jalanan kota, dan lokasi distribusi bantuan.

Logompn

Published

on

Israel serang warga gaza yang sedang cari bantuan, 74 orang dikabarkan tewas
Warga Palestina berjalan di tengah kehancuran akibat serangan udara dan darat Israel. Gambar : Enas Rami/Associated Press

MPN Indonesia 2 Juli 2025 - Serangan Israel di Gaza pada Selasa (1/7) menewaskan sedikitnya 74 warga Palestina.

Korban termasuk perempuan dan anak-anak yang tengah mencari bantuan kemanusiaan di berbagai titik wilayah konflik.

Pasukan Israel melancarkan serangan udara dan tembakan langsung ke sejumlah lokasi, termasuk kafe, jalanan kota, dan area distribusi bantuan.

Saksi mata dan petugas medis menyatakan bahwa serangan menyasar warga sipil yang sedang berjuang memperoleh makanan dan kebutuhan pokok.

Kafe Tepi Pantai Jadi Sasaran

Salah satu serangan mematikan terjadi di Al-Baqa Cafe, Kota Gaza. Tempat tersebut tengah dipadati perempuan dan anak-anak saat dihantam serangan udara.

“Tanpa peringatan, tiba-tiba sebuah pesawat tempur menghantam tempat itu, mengguncangnya seperti gempa bumi,” ungkap Ali Abu Ateila, saksi yang berada di dalam kafe, seperti dikutip MPN Indonesia dari laman NBC News, Rabu (2/7).

Kepala Layanan Darurat dan Ambulans Gaza bagian utara, Fares Awad, menyebut serangan ini menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai puluhan lainnya.

Penembakan Saat Distribusi Bantuan

Selain di kafe, serangan juga terjadi di selatan Gaza saat warga kembali dari lokasi distribusi bantuan Gaza Humanitarian Fund (GHF).

Nasser Hospital di Khan Younis menerima sejumlah jenazah korban tembakan saat perjalanan pulang dari pusat bantuan.

“Kami menjadi sasaran artileri (Israel),” ujar saksi mata Monzer Hisham Ismail.

Insiden ini menambah daftar panjang korban yang tewas saat mencoba mengakses bantuan.

Dalam sebulan terakhir, lebih dari 500 warga Palestina dilaporkan tewas dalam situasi serupa.

Baca Juga:  AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata selama Dua Minggu

Rincian Serangan di Berbagai Lokasi

Serangan yang terjadi pada Selasa (1/7) mencakup berbagai wilayah di Jalur Gaza.

Di Al-Baqa Cafe, Kota Gaza, sedikitnya 30 orang dilaporkan tewas akibat serangan udara saat tempat itu dipenuhi warga sipil.

Di jalanan Kota Gaza, dua serangan udara lainnya menewaskan 15 orang, berdasarkan laporan dari Shifa Hospital.

Sementara itu, di dekat Kota Zawaida, serangan udara terhadap sebuah bangunan menyebabkan enam orang meninggal dunia, menurut laporan dari Al-Aqsa Hospital.

Di Gaza utara, sepuluh orang tewas dalam serangan yang menyasar gudang bantuan milik Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagaimana disampaikan oleh layanan darurat setempat.

Di bagian selatan, dua warga Palestina tewas saat mengakses bantuan di dekat pusat distribusi GHF di Kota Rafah dan koridor Netzarim, jalur pemisah antara Gaza utara dan selatan

Di Khan Younis, Yousef Mahmoud Mokheimar mengatakan bahwa ia ditembak di kaki saat mengambil bantuan.

“Mereka menembaki kami tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Ia juga menyaksikan seseorang ditembak saat hendak menolongnya.

Mokheimar menyebut bahwa enam orang, termasuk tiga anak-anak, ditahan oleh tentara Israel.

Respons Militer Israel

Militer Israel menyatakan tengah meninjau informasi terkait serangan tersebut.

Mereka mengklaim biasanya hanya menembaki individu yang dianggap mencurigakan atau terlalu dekat dengan posisi pasukan.

Israel sebelumnya menginginkan distribusi bantuan dikendalikan oleh Gaza Humanitarian Fund (GHF), menggantikan sistem yang dikelola PBB dan organisasi internasional.

Tuduhan Israel dan Amerika Serikat bahwa Hamas menyalahgunakan bantuan dibantah oleh PBB.

Israel juga mengklaim telah menambah pagar, rambu, dan akses baru di area distribusi bantuan untuk memperlancar penyaluran.

Kampanye Militer dan Evakuasi Massal

Militer Israel juga meningkatkan pemboman di Kota Gaza dan kamp pengungsi Jabaliya.

Baca Juga:  Ketegangan Israel-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Penurunan Bursa AS

Warga melaporkan pemboman masif sejak Sabtu (29/6) hingga Senin (30/6), usai Israel mengeluarkan perintah evakuasi besar-besaran di Gaza utara.

“Mereka menghancurkan apapun yang masih berdiri … suara bom tidak pernah berhenti,” kata Mohamed Mahdy, warga Gaza yang mengungsi.

Fares Awad menyebut ambulans kini kesulitan menjangkau sebagian besar wilayah akibat kerusakan dan risiko keamanan.

Banyak warga yang terjebak di bawah reruntuhan belum bisa dievakuasi.

Militer Israel menyatakan bahwa mereka hanya menargetkan militan Hamas dan menyalahkan kelompok tersebut atas jatuhnya korban sipil, karena beroperasi di tengah pemukiman warga.

Data Korban dan Latar Belakang Konflik

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 56.000 warga Palestina tewas sejak perang dimulai, dengan lebih dari separuhnya merupakan perempuan dan anak-anak.

Konflik dipicu oleh serangan Hamas ke Israel pada Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya.

Sekitar 50 sandera diperkirakan masih ditahan, banyak di antaranya diduga telah meninggal dunia.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film3 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita14 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga29 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita48 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita55 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Trending