Connect with us

Lifestyle

Gejala Asam Lambung Naik? Ini yang Harus Anda Lakukan Sebelum Berobat

Sebelum berobat ketahui terlebih dahulu gejala asam lambung yang terjadi kepada kamu, simak di sini.

Logompn

Published

on

Gejala asam lambung naik ini yang harus anda lakukan sebelum berobat
Ketahui gejala awal asam lambung ketika naik, sebelum memutuskan untuk berobat. Gambar : Canva

MPN Indonesia 4 April 2025 - Gejala asam lambung naik merupakan kondisi yang umum dialami oleh masyarakat dari berbagai usia. Situasi ini ditandai dengan sensasi perut perih, dada terasa panas, atau tenggorokan seperti terbakar. 

Dalam sesi bincang bersama dr. Andi Komin Takdir Haruni, SpPD-KGEH, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dan disiarkan melalui media sosial, Instagram pada Jumat (31/1), dijelaskan langkah awal yang dapat dilakukan sebelum seseorang memutuskan untuk berobat secara medis.

Apa Itu Asam Lambung Naik?

Asam lambung merupakan zat yang secara alami terdapat di dalam tubuh, khususnya di organ lambung. Asam ini berperan dalam proses pencernaan makanan serta menghancurkan mikroorganisme yang mungkin ikut masuk bersama makanan. 

Masalah muncul ketika asam lambung diproduksi secara berlebihan atau ketika lapisan pelindung lambung (mukosa) menipis, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan.

Menurut dr. Andi, gejala umum yang timbul mencakup nyeri perut bagian atas, mual, kembung, serta sensasi panas di dada. Jika asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus), kondisi ini dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD). 

GERD dapat dibedakan dari gangguan lambung lainnya seperti gastritis atau maag melalui lokasi dan karakteristik nyeri.

Pemicu dan Faktor Risiko

dr. Andi menjelaskan bahwa pemicu naiknya asam lambung tidak hanya berasal dari makanan, tetapi juga dari faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap kesehatan fisik seseorang. Di antaranya adalah stres, kurang tidur, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, serta penggunaan pakaian yang terlalu ketat. 

Pola makan yang buruk, seperti makan dalam jumlah besar secara sekaligus, juga dapat meningkatkan risiko.

Baca Juga:  Hati-Hati! Waktu Sarapan Ternyata Bisa Berpengaruh ke Gula Darah

Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung kafein, makanan pedas, berlemak, atau terlalu manis juga dapat memicu produksi asam lambung yang berlebihan. 

Kondisi ini dapat semakin parah pada individu dengan berat badan berlebih (obesitas) atau pada mereka yang langsung berbaring setelah makan.

Perbedaan Gejala dan Diagnosa

Gejala asam lambung naik sering kali tumpang tindih dengan gangguan lambung lainnya, sehingga penting untuk melakukan penilaian menyeluruh. 

“Jadi sebagian memang bercampur gejalanya, ada nyeri, mual, kembung, muntah pada kondisi maag, gas gastritis, GERD bisa ditemukan, tapi yang membedakan dimana letaknya gangguannya terjadi, “ kata dr. Andi, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (4/4) dalam Talk Show Kementerian Kesehatan RI melalui Instagram.

Jika nyeri berkurang setelah mengonsumsi antasida atau obat maag yang tersedia bebas, maka besar kemungkinan gangguan berasal dari asam lambung.  Namun, bila gejala tetap berlanjut atau disertai gejala lain seperti muntah darah, disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter spesialis.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti endoskopi atau biopsi mukosa lambung untuk memastikan diagnosis, terutama bila dicurigai adanya komplikasi seperti gastritis atau infeksi Helicobacter pylori.

Langkah Penanganan Awal

Sebelum melakukan pengobatan medis, penderita dapat memulai dengan mengatur gaya hidup dan pola makan. 

Disarankan untuk tidak langsung berbaring setelah makan, menghindari pemicu makanan tertentu, serta menjalani aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki setelah makan.

Penting juga untuk mengenali tanda-tanda awal dan memperhatikan pola yang muncul. Ketika tubuh mulai memberikan sinyal seperti perut kembung, mual, atau nyeri ulu hati, langkah korektif bisa segera dilakukan untuk mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius.

Peran Pola Hidup Sehat

dr. Andi menegaskan bahwa pencegahan adalah kunci utama dalam menangani gangguan asam lambung. Menjaga kesehatan fisik dengan istirahat cukup, manajemen stres yang baik, serta konsumsi makanan yang seimbang dapat membantu menurunkan risiko.

Baca Juga:  Minum Obat Hipertensi Seumur Hidup, Amankah?

Meski asam lambung dibutuhkan tubuh dalam proses pencernaan, kadar yang berlebih atau lokasi penyebarannya yang tidak semestinya adalah yang perlu dicegah. 

Dalam hal ini, terapi tidak hanya mengandalkan obat, melainkan juga harus diiringi perubahan gaya hidup yang konsisten.

Potensi Komplikasi Jika Diabaikan

Jika gejala asam lambung naik diabaikan, komplikasi dapat muncul, termasuk iritasi pada esofagus yang dapat menyebabkan luka atau bahkan perdarahan. Dalam beberapa kasus, pasien ditemukan mengalami muntah darah akibat mukosa yang terluka. 

Namun, penting untuk dicatat bahwa asam lambung itu sendiri bukan penyebab langsung kematian mendadak.

Kesalahan persepsi yang mengaitkan GERD dengan kematian mendadak umumnya berasal dari lokasi nyeri yang berdekatan antara lambung dan jantung. 

Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh sangat penting untuk memastikan tidak adanya penyakit lain, seperti gangguan jantung.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal8 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga28 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional37 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending