Connect with us

Lifestyle

Sering Disalahpahami, Ini Fakta Olahraga Saat Puasa yang Wajib Kamu Tahu!

Dr. Anita Suryani, Spesialis Kedokteran Olahraga, menjelaskan pentingnya berolahraga selama puasa untuk menjaga kebugaran tubuh dan menghindari penurunan fungsi otot.

Logompn

Published

on

Sering disalahpahami, ini fakta olahraga saat puasa yang wajib kamu tahu!
Sering Disalahpahami, Ini Fakta Olahraga Saat Puasa yang Wajib Kamu Tahu!. Gambar: MPN Indonesia/Bunga

MPN Indonesia 11 Maret 2025 - Olahraga selama bulan puasa sering menjadi perdebatan di masyarakat. Banyak yang beranggapan bahwa aktivitas fisik sebaiknya dihentikan untuk menghemat energi.

Namun, menurut dr. Anita Suryani, Spesialis Kedokteran Olahraga, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Ia menegaskan bahwa menjaga kebugaran tubuh tetap penting agar seseorang dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik tanpa merasa kelelahan.

Pentingnya Berolahraga Saat Puasa

Dr. Anita menjelaskan bahwa kebugaran merupakan kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan berlebihan.

Oleh karena itu, berhenti berolahraga selama bulan puasa justru bisa berdampak buruk.

Otot yang jarang digunakan berisiko mengalami deconditioning, yaitu penurunan fungsi otot, yang dapat menyebabkan tubuh lebih cepat lelah dan rentan cedera.

Lebih lanjut, ia membantah anggapan bahwa beristirahat total selama puasa adalah pilihan terbaik.

“Sering kali saya mendengar orang berkata, ‘Sudah bulan puasa, enggak usah olahraga sama sekali, istirahat saja kan lebih baik tidur.’ Eh, siapa bilang? Bahkan menurut agama pun, saat berpuasa kita tetap perlu melakukan hal yang bermanfaat,” ujar dr. Anita kepada MPN Indonesia pada Jumat (7/3).

Menyesuaikan Olahraga dengan Kondisi Tubuh

Menurut dr. Anita, olahraga saat puasa tetap bisa dilakukan, tetapi perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan pola makan yang tepat.

Pemilihan waktu dan jenis olahraga juga menjadi faktor penting agar tubuh tetap bugar tanpa mengganggu ibadah puasa.

Ia menyarankan agar masyarakat tidak menjadikan bulan Ramadan sebagai alasan untuk berhenti bergerak.

“Bukan berarti selama puasa kita hanya tidur terus. Justru, dengan tetap bergerak dan berolahraga secara bijak, tubuh akan tetap bugar dan aktivitas sehari-hari bisa dilakukan dengan lebih nyaman,” tambahnya.

Baca Juga:  Mengenal Stroke, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Menjaga Kebugaran dan Kesehatan Fisik Selama Ramadan

Selain mempertahankan kebiasaan olahraga, menjaga pola makan yang sehat juga berperan dalam mendukung kebugaran selama puasa.

Asupan nutrisi yang cukup saat sahur dan berbuka akan membantu tubuh tetap berenergi.

Dr. Anita juga menyampaikan bahwa manusia harus terus bergerak untuk menjaga kesehatan fisik dan fungsi tubuh.

Manusia merupakan makhluk yang harus terus bergerak demi menjaga kelangsungan hidup.

Dengan tetap aktif, tubuh dapat tetap fit dan bermanfaat, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam aspek spiritual.

(BNG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending