Lifestyle
Tips Minum Kopi Susu agar Hormon Insulin Tetap Stabil
Konsumsi kopi susu yang berlebihan, khususnya kopi susu gula aren, dapat berdampak negatif terhadap kestabilan hormon tubuh.
MPN Indonesia 20 Februari 2026 - Minum kopi susu menjadi kebiasaan yang digemari banyak orang, terutama generasi muda yang sering bekerja di luar rumah seperti di kafe.
Namun, konsumsi kopi susu yang berlebihan, khususnya kopi susu gula aren, dapat berdampak negatif terhadap kestabilan hormon tubuh.
Kadar gula yang tinggi dalam kopi susu bisa mengganggu fungsi hormon insulin yang berperan dalam mengontrol gula darah.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk risiko diabetes dan ketidakseimbangan hormon.
Kopi memang mengandung kafein yang dapat membantu meningkatkan fokus dan mengurangi rasa kantuk.
Namun, manfaat tersebut hanya berlaku pada kopi hitam murni, bukan kopi susu atau kopi dengan tambahan gula dan krimer.
Komposisi seperti gula aren dan krimer dalam kopi susu mengandung kadar gula dan lemak yang tinggi, yang tidak hanya berpengaruh pada berat badan tetapi juga mempercepat penuaan kulit melalui proses glycation, yakni ikatan molekul gula dengan protein dan lemak.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara mengonsumsi kopi yang tetap menjaga kesehatan fisik, khususnya kestabilan hormon.
Berikut tips minum kopi sehat agar kesehatan tetap terjaga.
Gunakan Susu Rendah Lemak
Jika tetap ingin minum kopi susu, sebaiknya gunakan susu rendah lemak agar tidak menambah jumlah kalori dan lemak jenuh.
Susu nabati seperti almond, oat, atau kedelai juga bisa dijadikan pilihan yang lebih sehat.
Perhatikan Jumlah Gula
Kopi menjadi tidak sehat ketika terlalu banyak mengandung gula dan kafein. Saat memesan kopi susu di kafe, disarankan untuk meminta agar gula dan susu tidak ditambahkan terlalu banyak.
Tujuannya agar manfaat kopi sebagai antioksidan tetap bisa didapatkan secara maksimal.
Jangan Minum Kopi saat Perut Kosong
Kopi bersifat asam dan dapat memicu naiknya asam lambung jika diminum saat perut kosong.
Untuk itu, disarankan agar minum kopi dilakukan minimal satu jam setelah makan agar lambung tidak dalam keadaan kosong dan tubuh tetap nyaman.
Gunakan Biji Kopi Organik
Biji kopi organik memiliki kadar pestisida yang lebih rendah dibanding kopi biasa.
Konsumsi kopi organik dapat menurunkan paparan bahan kimia yang berdampak negatif bagi kesehatan. Dari sisi rasa, kopi organik juga menawarkan aroma dan rasa yang lebih alami.
Pilih Makanan yang Tepat saat Minum Kopi
Mengonsumsi kopi bersamaan dengan makanan berat dapat menghambat penyerapan zat gizi dalam tubuh.
Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi saat minum kopi agar tidak menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan.
Hindari Konsumsi Kopi di Atas Jam 14.00
Kafein bersifat stimulan dan jika dikonsumsi menjelang malam, dapat mengganggu pola tidur.
Disarankan untuk tidak minum kopi setelah jam 14.00, khususnya bagi yang sensitif terhadap kafein.
Buat Kopi Sendiri di Rumah
Membuat kopi sendiri memberi kendali atas takaran gula dan jenis susu yang digunakan.
Disarankan untuk tidak menambahkan gula serta menyesuaikan dosis kafein sesuai kebutuhan tubuh masing-masing.
Batasi Konsumsi Kopi Harian
Berdasarkan penelitian dari Johns Hopkins University, konsumsi kopi yang berlebihan, seperti lima cangkir per hari, dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan, hingga insomnia.
Disarankan membatasi konsumsi maksimal empat hingga lima cangkir kecil kopi per hari. Bagi penderita gangguan lambung seperti maag, jumlah konsumsi kopi sebaiknya dikurangi.
Hindari Kopi Instan
Kopi instan seringkali hanya berupa bubuk dengan rasa kopi dan mengandung bahan tambahan seperti gula dan perasa buatan.
Hal ini justru meningkatkan risiko gangguan kesehatan bila dikonsumsi secara rutin.
Gunakan Teknik Seduh yang Sederhana
Penelitian dalam jurnal Foods menunjukkan bahwa teknik penyeduhan seperti aeropress dan kopi tubruk mampu menghasilkan kandungan mineral seperti magnesium, mangan, dan kalium yang bermanfaat bagi fungsi biologis tubuh.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
