Connect with us

Politik

Pramono Anung Akan Bangun Pagar Pembatas Rel di Cideng

Pramono Anung bakal bangun pagar pembatas rel di Cideng, Jakarta Pusat untuk keselamatan warga dari kecelakaan kereta yang sering terjadi.

Logompn

Published

on

Pramono anung akan bangun pagar pembatas rel di cideng
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung akan membangun pagar pembatas rel di Cideng, Jakarta Pusat. Gambar: MPN Indonesia/Syarif

MPN Indonesia 3 Mei 2025 - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan rencana pembangunan pagar pembatas rel kereta di Kelurahan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. 

Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat tidak adanya pembatas antara jalur rel dan pemukiman warga.

Pembangunan Pagar Pembatas untuk Keamanan Warga

Pembangunan pagar pembatas rel kereta di Cideng akan segera direalisasikan menyusul tingginya angka kecelakaan yang terjadi di kawasan tersebut. 

Pada Jumat siang (2/5), Pramono Anung bersama Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi permukiman warga di Kelurahan Cideng.

“Benar-benar seperti yang disampaikan Bu Wa Ode tadi banyak kecelakaan karena tidak ada pagar pembatas, maka dari itu Pemprov DKI Jakarta kalau gak saya pribadi waktu itu, kalau Pemprov DKI gak bisa maka saya akan buatkan secara pribadi, dan saya sudah penuhi apa yang saya sampaikan pada waktu itu,” ujar Pramono Anung kepada awak media di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (2/5).

Tidak adanya pagar pembatas serta palang perlintasan kereta, ditambah lalu lintas kereta yang padat, telah menjadikan area ini rawan kecelakaan. 

Pramono Anung menegaskan bahwa pembangunan pagar ini merupakan bagian dari janji kampanyenya pada Pilkada Jakarta 2024.

Realisasi Janji Kampanye dan Dukungan CSR

Saat kampanye Pilkada 2024, Pramono Anung berjanji akan menggunakan dana pribadinya untuk pembangunan pagar pembatas apabila tidak dapat dianggarkan oleh pemerintah Jakarta.

Namun, setelah resmi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, bantuan pendanaan datang dari pihak swasta melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga:  21 Golongan Gratis Naik Transjakarta, MRT, dan LRT Mulai 1 Januari 2027

“Kalau pagar nanti sudah dibuatkan, mudah-mudahan kecelakaan yang terjadi selama ini, terutama warga pendatang bisa turun. Karena bagaimanapun, lalu lintas kereta api di sini sering banget. Tadi kita ke belakang saja baru sebentar sudah lima kali kereta lewat, sehingga menunjukkan aktivitasnya cukup tinggi,” tambah Pramono Anung.

Pramono Anung juga menyampaikan harapan agar pemerintah provinsi bersama Wali Kota Jakarta Pusat, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan Dinas Perhubungan dapat menjawab kebutuhan warga yang sudah lama diungkapkan.

Sambutan Positif dari Warga Cideng

Rencana pembangunan pagar pembatas tersebut disambut baik oleh warga sekitar. Mereka menyatakan kebahagiaan atas realisasi aspirasi yang telah mereka sampaikan selama puluhan tahun.

“Saya sangat setuju, soalnya sudah sering terjadi kecelakaan. Dari ujung, entah dari tengah. Jadi warga itu kalau menyeberang asal, jadi tidak dengar kuping kanan kiri kereta lewat. Itu bagus, saya dukung semuanya. Pokoknya keren, terima kasih. Tidak ada di sini, nyebrang-nyebrang saja, tidak masalah asal ditutup,” ungkap warga bantaran rel, Prayitno,warga bantaran rel kepada MPN Indonesia pada Jumat (2/5).

“Setelah ditutup aspal semua atau cor karena kita lewat hanya satu pintu di jembatan gantung biar ngerti lewat di jembatan gantung. Biasanya lewat rumah. Sudah berapa puluh tahun tidak ditutup-tutup, nungguin sudah ditutup. Giliran kita nungguin terus minta ditutup juga karena ngeri,” tambah Prayitno.

(SYA/NID/RAD)

Trending