Politik
Tambang Longsor Renggut Dua Nyawa di Cirebon, Dedi Mulyadi Perintahkan Tutup Total
Dua penambang tewas akibat longsor di Cirebon. Gubernur Jabar tutup permanen tambang Gunung Kuda karena tak penuhi standar keselamatan kerja.
MPN Indonesia 1 Juni 2025 - Dua penambang tewas akibat longsor di tambang galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/5). Delapan korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim penyelamat.
Menanggapi insiden tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung menginstruksikan penutupan permanen tambang tersebut karena dinilai tidak memenuhi standar keselamatan kerja.
“Saya sudah memerintahkan Kepala Dinas ESDM Jabar dan jajaran yang saat ini berada di lokasi untuk menutup tambang tersebut untuk selamanya,” ujar Dedi Mulyadi melalui video yang diunggah di Instagram @dedimulyadi71, Jumat (30/5), dikutip MPN Indonesia.
Dedi Sudah Waspadai Risiko Tambang Sejak Sebelum Menjabat
Dedi mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengetahui risiko tambang Gunung Kuda bahkan sebelum menjabat sebagai gubernur.
“Saya lihat galian C itu berbahaya karena tidak memenuhi unsur standarisasi keamanan bagi pegawainya. Tapi karena sudah berizin, dan saya belum punya kapasitas apa pun, maka tambang itu masih berjalan,” ucapnya.
Kini, setelah memiliki kewenangan, ia langsung mengambil langkah penutupan tambang tersebut sebagai tindakan tegas demi keselamatan para pekerja.
Tambang Tak Penuhi Standar Keamanan
Tambang galian C Gunung Kuda disebut tidak memenuhi standar keamanan kerja.
Dedi menyebut, ia sempat meninjau lokasi tersebut sebelum resmi menjabat dan menemukan sejumlah pelanggaran aspek keselamatan.
Meski izin operasional masih berlaku hingga Oktober 2025, ia menegaskan bahwa keselamatan pekerja harus menjadi prioritas.
Penutupan tambang ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko bencana alam serta perlindungan lingkungan hidup.
“Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya. Mereka adalah warga yang sedang bekerja keras demi menghidupi keluarganya, meski harus menghadapi risiko besar,” ucap Dedi.
Evaluasi Tambang Rawan Longsor Akan Dilakukan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan di wilayahnya, terutama yang berada di kawasan rawan longsor atau memiliki catatan buruk terkait keselamatan kerja.
“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak bahwa usaha apa pun, terutama di sektor pertambangan, harus menjadikan keselamatan manusia dan kelestarian lingkungan sebagai prioritas utama,” tegas Dedi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
