Lifestyle
Berapa Kali Harus Olahraga saat Puasa? Ini Jawabannya!
Ingin tetap bugar selama Ramadan? Dr. Anita Suryani menjelaskan frekuensi dan jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa.
MPN Indonesia 13 Maret 2025 - Olahraga saat berpuasa sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang yang ingin tetap bugar tanpa mengganggu ibadah.
Pertanyaan yang sering muncul adalah seberapa sering seseorang harus berolahraga selama bulan Ramadan?
Dr. Anita Suryani, Spesialis Kedokteran Olahraga, memberikan penjelasan mengenai hal ini.
Menurut dr. Anita, prinsip utama olahraga saat puasa tetap sama seperti hari-hari biasa.
“Di luar bulan Ramadan, olahraga itu adalah obat, exercise is medicine. Artinya punya dosis. Kalau kurang dilakukan, manfaatnya menjadi kurang optimal. Sebaliknya, jika berlebihan, justru bisa menyebabkan overtraining,” jelas dr. Anita Suryani kepada MPN Indonesia pada Jumat (7/3).
Dr. Anita Suryani, Sp.KO menjelaskan bahwa ada tiga jenis latihan utama yang bisa dilakukan selama puasa, masing-masing dengan frekuensi dan durasi yang disarankan:
Jenis Olahraga yang Dianjurkan saat Puasa
1. Latihan Aerobik
Latihan aerobik seperti jalan cepat, jogging, atau bersepeda disarankan dilakukan 3-5 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit. Intensitasnya sebaiknya sedang.
Jika dilakukan dengan intensitas rendah di pagi hari, maka durasinya bisa diperpanjang atau ditambahkan sesi latihan setelah berbuka puasa.
2. Latihan Beban
Untuk latihan beban, dr. Anita menyarankan frekuensi 2-3 kali seminggu, dengan jeda 48 jam untuk otot yang sama.
“Kalau terlalu sering, malah bisa menyebabkan cedera karena otot perlu waktu untuk pulih. Misalnya, hari Senin bisa latihan upper body, Selasa core (dada, perut, punggung, pinggang), Rabu leg day, dan Kamis kembali ke latihan tangan,” ujarnya.
3. Latihan Fleksibilitas
Latihan fleksibilitas seperti stretching juga penting dilakukan untuk menjaga elastisitas otot.
“Minimal tahan posisi selama 10 detik agar otot tetap panjang, tidak mudah kaku, dan mengurangi risiko kram,” tambah dr. Anita.
Waktu Terbaik untuk Berolahraga Saat Puasa
Selain frekuensi, pemilihan waktu olahraga juga penting. Latihan intensitas rendah bisa dilakukan pagi hari, sedangkan latihan intensitas sedang hingga tinggi lebih baik dilakukan menjelang berbuka atau setelah berbuka puasa.
Hal tersebut bertujuan untuk menjaga keseimbangan energi dan mencegah dehidrasi.
Sebagai spesialis kedokteran olahraga, dr. Anita menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara olahraga, asupan nutrisi, dan istirahat yang cukup selama puasa.
Dengan menerapkan pola latihan yang tepat, tubuh tetap bugar tanpa mengganggu ibadah Ramadan.
Jadi, jika ingin tetap aktif selama Ramadan, pastikan untuk menyesuaikan jenis, durasi, dan intensitas latihan agar tetap aman dan bermanfaat bagi tubuh!
(BNG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
