Connect with us

Lifestyle

Tips Olahraga saat Puasa yang Jarang Orang Ketahui

Dengan cara yang tepat, olahraga tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu ibadah dan aktivitas harian.

Adinda

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 17t155134.519
Tips Olahraga saat Puasa yang Jarang Orang Ketahui | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 Maret 2025 - Banyak orang ragu untuk berolahraga saat puasa karena khawatir lemas atau dehidrasi.

Padahal, dengan cara yang tepat, olahraga tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu ibadah dan aktivitas harian.

Bahkan, momen puasa bisa menjadi kesempatan untuk meningkatkan kebugaran tubuh.

Lalu, bagaimana tips berolahraga yang aman dan efektif saat berpuasa yang jarang orang ketahui? Berikut penjelasannya dari Spesialis Kedokteran Olahraga, Anita Suryani.

Puasa jadi Momen Tepat untuk Jaga Kesehatan

Anita menjelaskan bahwa saat berpuasa, justru menjadi momen tepat untuk menjadi lebih sehat dan bugar.

“Kita harus pakai momen ini sebagai momen untuk lebih menjadi sehat dan bugar, meningkatkan kualitas kesehatan kita, karena badan kita ini anugerah berkah dari Allah yang harus kita jaga untuk menjaga juga kita bisa beribadah dengan baik,” ujar Anita saat diwawancarai oleh MPN Indonesia, Jumat (7/3).

Namun, Anita menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan kondisi tubuh saat berpuasa.

Olahraga tetap perlu dijalani sebagai bagian dari gaya hidup sehat, namun dengan penyesuaian intensitas.

Tips Olahraga saat Berpuasa

Sebelum berbuka, disarankan melakukan olahraga dengan intensitas ringan atau sedang untuk menghindari kelelahan dan dehidrasi.

Setelah berbuka, intensitas olahraga dapat ditingkatkan sesuai keinginan, dengan tetap memperhatikan ketersediaan energi dan hidrasi.

“Artinya kalau sebelum berbuka jangan olahraga yang terlalu menghabiskan energi atau membuat kita berkeringat sehingga pengeluaran air hidrasinya jadi juga kurang terjamin, setelahnya boleh deh,” jelasnya.

Selain itu, Anita mengingatkan pentingnya memperhatikan waktu tidur. Setelah berolahraga, tubuh memasuki fase EPOC (Excess Post-exercise Oxygen Consumption) yang membuat kita merasa segar dan sulit tidur selama sekitar dua jam.

Baca Juga:  Benarkah Makin Merah Kerokan, Makin Parah Masuk Angin? Begini Faktanya

Oleh karena itu, perencanaan waktu olahraga dan tidur harus diperhatikan agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Tidur atau down time adalah recovery paling dasar yang perlu dijaga saat mau olahraga. Jangan kurang tidur mau olahraga berat, nanti mau kuat dan sehat malah jadi sakit,” tambahnya.

Menjaga Kesehatan saat Puasa adalah Amanah

Anita menekankan bahwa menjaga kesehatan fisik dan spiritual selama puasa adalah amanah yang harus dijaga.

“Fisik dan spiritual mesti kita jaga karena ini adalah amanah dari tuhan kita menjaga karena ini adalah berkah. Kita harus jaga terus supaya kita bisa tetap beribadah dengan optimal,” jelas Anita.

“Tips puasa, perhatikan ketersediaan energi, hidrasi, dan waktu istirahat atau tidur,” imbuhnya.

Dengan memperhatikan ketersediaan energi, hidrasi, dan waktu istirahat, kita bisa tetap aktif dan bugar selama bulan puasa tanpa mengorbankan kesehatan

Dengan menerapkan tips yang tepat, puasa bukanlah hambatan untuk tetap berolahraga dan menjaga kebugaran.

Justru, ini bisa menjadi momen untuk lebih disiplin dalam menjaga kesehatan tubuh. Jadi, pastikan energi, hidrasi, dan istirahat tetap terjaga agar tubuhmu tetap prima selama bulan Ramadan, ya!

(BNG/NID/RAD)

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending