Connect with us

Internasional

Rudal Iran Hantam Rumah Sakit Terbesar di Israel

Rudal Iran hantam Soroka Medical Center di Israel, timbulkan kerusakan parah dan luka-luka. Serangan picu tuduhan pelanggaran hukum humaniter internasional.

Logompn

Published

on

Rudal iran hantam rumah sakit terbesar di israel, puluhan orang terluka
Rudal Iran Hantam Rumah Sakit Terbesar di Israel, Puluhan Orang Terluka. Gambar : AP/Alon Bernstein

MPN Indonesia 19 Juni 2025 - Sebuah rudal yang diluncurkan Iran menghantam Soroka Medical Center, rumah sakit terbesar di wilayah selatan Israel, pada Kamis pagi (19/6).

Serangan ini menyebabkan kerusakan parah di sejumlah bagian rumah sakit dan melukai beberapa orang.

Pihak rumah sakit menyatakan bahwa saat ini mereka hanya dapat melayani pasien dengan kondisi gawat darurat. Serangan ini juga memicu tuduhan pelanggaran hukum humaniter internasional terhadap Iran.

Soroka Medical Center memiliki lebih dari 1.000 tempat tidur dan melayani sekitar satu juta penduduk Israel selatan.

Rudal menghantam bagian gedung yang mencakup ruang gawat darurat dan fasilitas vital lainnya.

“Beberapa orang mengalami luka ringan,” ujar Komandan Polisi setempat, Haim Bublil kepada awak media, dikutip MPN Indonesia melalui laman AP News, Kamis (19/6).

Rekaman media lokal menunjukkan jendela rumah sakit hancur dan asap hitam membumbung dari lokasi.

Pemerintah Israel mengecam serangan ini sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan, “Kami akan menuntut balasan penuh dari para tiran di Teheran.”

Serangan Meluas hingga Tel Aviv, Puluhan Orang Terluka

Tak hanya rumah sakit, rudal Iran juga menghantam gedung pencakar langit dan beberapa bangunan tempat tinggal di sekitar Tel Aviv.

Layanan penyelamatan Magen David Adom melaporkan sedikitnya 40 orang terluka dalam rentetan serangan tersebut.

Serangan ini terjadi di hari ketujuh konflik yang dipicu serangan udara Israel ke berbagai target Iran, termasuk situs militer dan ilmuwan nuklir.

Baca Juga:  Imbas Konflik Iran vs AS-Israel, RI Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah

Sebagai balasan, Israel meluncurkan serangan ke fasilitas nuklir Iran, termasuk reaktor air berat Arak dan wilayah sekitar Natanz.

Militer Israel menyatakan, “Serangan menargetkan komponen yang dimaksudkan untuk produksi plutonium, guna mencegah reaktor digunakan kembali untuk pengembangan senjata nuklir.”

Televisi pemerintah Iran menyatakan bahwa tidak ada bahaya radiasi akibat serangan udara tersebut.

Lokasi di Arak juga telah dievakuasi, dan laporan dari wartawan lokal menyebut tidak ada kerusakan di wilayah sipil sekitar.

Tuduhan Kejahatan Perang dan Ancaman pada Fasilitas Sipil

Serangan terhadap Soroka Medical Center menimbulkan kekhawatiran akan pelanggaran Konvensi Jenewa, karena rumah sakit termasuk infrastruktur sipil yang dilindungi oleh hukum internasional.

Israel sendiri memiliki sistem pertahanan udara berlapis, namun insiden ini menunjukkan celah dalam perlindungan terhadap fasilitas vital.

Sejumlah rumah sakit di Israel sebelumnya telah mengaktifkan rencana darurat dengan memindahkan pasien ke lokasi aman dan menjadikan area parkir bawah tanah sebagai ruang rawat.

Namun sistem tersebut tak sepenuhnya mencegah dampak serangan langsung.

Selama konflik berlangsung, Iran dilaporkan telah meluncurkan sekitar 400 rudal dan ratusan drone ke wilayah Israel.

Serangan balasan Israel menargetkan sejumlah tokoh militer dan ilmuwan nuklir, serta fasilitas pengayaan uranium di Natanz dan bengkel sentrifugal di sekitar Teheran.

Korban Jiwa Terus Bertambah

Menurut laporan kelompok HAM berbasis di Washington, konflik ini telah menewaskan sedikitnya 639 orang di Iran, termasuk 263 warga sipil.

Sementara itu, lebih dari 1.300 orang dilaporkan terluka akibat rentetan serangan udara dan rudal yang terus berlanjut dari kedua pihak.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending