Connect with us

Berita

Urai Kemacetan, Pemerintah akan Bangun Flyover di Pasar Serpong

Pemprov Banten menargetkan pembangunan flyover di kawasan Pasar Serpong pada 2028 untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Logompn

Published

on

Urai kemacetan, pemerintah akan bangun flyover di pasar serpong
Pemerintah akan Bangun Flyover di Pasar Serpong | Gambar: Ilustrasi Canva

Banten, MPN Indonesia 10 September 2025 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan pembangunan flyover di kawasan Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan bahwa proyek tersebut sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banten.

“Flyover Pasar Serpong sudah masuk di RPJMD. Sekarang kita sedang koordinasi kaitannya dengan lahan dan fisiknya,” ujar Arlan saat ditemui wartawan di BLKI, Serpong, Selasa (9/9).

Masih Terkendala Ketersediaan Lahan

Meski disebut telah masuk dalam RPJMD, Arlan mengatakan bahwa rencana tersebut baru akan dilaksanakan pada 2028 karena masih terkendala ketersediaan lahan.

Ia menyebut pembebasan lahan dijadwalkan dimulai pada 2027 dengan menggunakan anggaran Pemprov Banten. Adapun pembangunan fisik flyover akan dilakukan setelah lahan tersedia.

“Kalau targetnya di RPJMD kita di 2028. Cuma nanti kita coba percepatan. 2028 baru mulai bangun, karena kita harus menjaga fiskalnya provinsi juga. Pembebasan mulai 2027,” jelas Arlan.

Rencana Pelebaran Jalan

Arlan menyampaikan bahwa usulan pembangunan fisik flyover sudah diajukan oleh Gubernur Banten ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Nanti kalau fisiknya kita lagi menentukan juga ke Kementerian PUPR. Kemarin Pak Gubernur sudah ngobrol diskusi dengan Bu Sekjen PU, ya ada titik terang lah. Kalau lahannya kita clear, langsung dibangun,” jelasnya.

Namun, rencana pembangunan flyover sepanjang 500 meter ini membutuhkan tambahan lahan sehingga pelebaran jalan diperlukan untuk menopang konstruksi, terutama pada bagian kaki flyover.

“Di kanan kirinya, karena kan nanti harus butuh pelebaran untuk flyover-nya nanti. Untuk kakinya aja kurang lebih sekitar 10 meter,” ungkap Arlan.

Baca Juga:  Ciledug Tertibkan Kabel Semrawut di Pemukiman Warga

Meskipun pembangunan baru dijadwalkan pada 2028, proyek flyover Pasar Serpong menjadi prioritas. Arlan menyebut bahwa Pemprov Banten akan menggandeng Pemerintah Kota Tangsel dalam proses penyiapan lahan agar tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.

“Yang jelas, proyek ini sudah masuk RPJMD. Sekarang kami jaga fisikal provinsi sambil menyiapkan teknis bersama Pemkot Tangsel,” kata Arlan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending